Berita Palangkaraya

Mobil Masuk Parit di Jalan G Obos Ujung Palangkaraya Belum Diketahui Kronologi dan Kondisi Korban

Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan G Obos Ujung, lingkar luar Palangkaraya, minibus terjun ke parit, belum diketahui kondisi korban

Penulis: Lidia Wati | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Lidia Wati
Kondis mobil masuk parit, di Jalan G Obos Ujung Lingkar Luar Palangkaraya, Kalteng Kamis (8/6/2023). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan G Obos Ujung, kawasan Lingkar Luar, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng) melibatkan Mobil Masuk Parit, Kamis (8/6/2023).

Berdasarkan pantauan di lapangan oleh Tribunkalteng.com, belum diketahui kondisi korban dari kecelakaan tersebut. Sebab sudah tidak berada di lokasi dan hanya mobil tersebut masih di dalam parit.

Dari kondisinya, mobil warna silver itu tak terlihat pelat nomor polisi lantaran tertutup semak-semak yang cukup tinggi, dan terperosok cukup jauh dari jangkauan.

Warga sekitar tempat terjadi kecelakaan pun tidak mengetahui terjadinya kecelakaan dan bagaimana kondisi korban.

Baca juga: Kecelakaan di Palangkaraya, Pemuda Ampah Terseret 15 Meter di Jalan G Obos, Korban Luka di Wajah

Baca juga: Kecelakaan di Palangkaraya, Diduga Sopir Ngantuk saat Mengemudi Tabrak Pembatas Jalan di Mahir Mahar

Menurut informasi dari warga bernama Udin (48), sama sekali tidak mengetahui kejadian kecelakaan tersebut.

"Saya tidak mengetahui kecelakaan tersebut padahal saya orang sini, saya mau berangkat kerja baru melihat ternyata ada Mobil Masuk Parit dan korban sudah tidak ada di tempat," sebutnya.

Hingga saat ini masih belum ada pertolongan dari pihak manapun untuk mengevakuasi terhadap mobil tersebut.

Warga sekitar mengatakan bahwa sering terjadi kecelakaan di tempat tersebut dengan kejadian yang serupa.

"Iya di sini sering terjadi kecelakaan, sering sekali Mobil Masuk Parit," kata Udin

Berdasarkan pantauan di lapangan, pada lokasi tidak ada penerangan jalan yang cukup terutama pada malam hari.

Kemudian pembatas jalan serta rambu peringatan pun dirasa perlu ditambahkan pada lokasi.

Pada beberapa waktu yang lalu, pernah terjadi kecelakaan yang melibatkan sebuah motor yang melaju dengan kecepatan tinggi, hingga menyebabkan pengendara motor tersebut meninggal dunia akibat terjun dan terlempar hingga ke depan rumah.

Baca juga: Kecelakaan di Kalsel, Truk Pengangkut Sawit Jatuh ke Jurang Jalan Longsor di Desa Paran Balangan

Baca juga: Kecelakaan di Palangkaraya, Anggota Polsek Pahandut Tabrak IRT dan Anak di Jalan Tjilik Riwut

"Tidak ada penerangan jalan di tempat sering kecelakaan itu, apalagi kecelakaan yang sering terjadi ini menggunakan kecepatan yang tinggi, di kasih baleho di situ kan sudah di kasih rambu-rambu bahwa di situ ada parit," kata Agus warga sekitar.(*)

 

Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved