Berita Palangkaraya

Begini Penjelasan Bupati Barito Utara Nadalsyah Terkait Dirinya Dipolisikan oleh Sriosako

Bupati Barito Utara Nadaslyah mengaku siap apabila dirinya dipanggil oleh pihak kepolisian usai dirinya dipolisikan anggota DPRD Kalteng Sriosako

|
Penulis: Pangkan B | Editor: Sri Mariati
tangkapan layar akun Facebook Nadalsyah
Bupati Barito Utara Nadalsyah yang dilaporkan ke polisi oleh Sriosako. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Dugaan perbuatan tak menyenangkan yang dituduhkan kepada dirinya oleh anggota DPRD Kalteng Sriosako, membuat Bupati Barito Utara, Nadalsyah bereaksi.

Sriosako melaporkan Nadalsyah yang juga ketua DPD Partai Demokrat Kalteng ke Polda Kalteng dengan tuduhan melakukan tindakan tidak menyenangkan berupa pengancaman.

Menanggapi itu, Nadalsyah mengaku siap bila dipanggil oleh kepolisian untuk memberi keterangan terkait dugaan melakukan tindakan tidak menyenangkan maupun pelanggaran UU ITE (Informasi Transaksi Elektronik).

“Tapi saya masih belum bisa memberikan tanggapan kalau Sriosako melaporkan terkait dugaan adanya pelanggaran UU ITE,” ucapnya kepada pers, Selasa (6/6/2023).

Nadalsyah, yang akrab disapa Koyem, akan mengikuti aturan hukum yang berlaku di Indonesia.

Sehingga bila dipanggil oleh kepolisian, akan memenuhinya untuk memberikan penjelasan.

Namun, Nadalsyah mempermasalahkan ucapan Sriosako yang membawa-bawa dirinya dalam kasus gugatan cerai yang diajukan Wakil Wali Kota Palangkaraya,  Umi Mastikah (istri Sriosako

“Setelah itu, saya juga akan melaporkan Sriosako yang cekcok dengan istrinya, kenapa malah melibatkan nama saya. Terkait permasalahan tersebut, malah lebih parah UU ITE yang akan menjerat beliau nantinya,” tegas Bupati Barito Utara tersebut.

Baca juga: Sriosako Diperiksa Penyidik Ditreskrimum Polda Kalteng Dugaan Pengancaman oleh Bupati Nadalsyah

Baca juga: Sriosako Berselisih dengan Bupati Barito Utara Nadalsyah Diduga Pemicu Gugatan Cerai Umi Mastikah

Nadalsyah menduga, Sriosako membuat laporan kepada pihak kepolisian tersebut untuk menjelekkan namanya di mata masyarakat.

“Karena dia beberapa tahun yang lalu membawa banyak orang serta mengajak untuk mengkudeta dan menurunkan saya sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Kalteng,” jelasnya.

Nadalsyah mengatakan, terkait permasalahan tersebut, dirinya pernah mengajak Sriosako untuk bertemu setelah Hari Raya Idul Fitri 2023 lalu.

“Maksud dari bertemu yang saya sampaikan itu ialah jangan membawa orang dan hanya bertemu empat mata saja. Niatnya adalah untuk mengetahui apa yang menjadi titik permasalahan antara saya dan Sriosako tersebut,” ungkapnya.

Tetapi diduga hal tersebut dianggap oleh Sriosako sebagai tantangan berkelahi.

"Padahal tidak ada bahasa untuk mengajak berkelahi," tegas Nadalsyah.

“Saya mempersilahkan Sriosako membawa permasalahan ini ke mana saja, saya siap dan menganggap ini sebagai selingan saja,” ujarnya sembari tertawa.

Sumber: Tribun Kalteng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved