Hari Ini Panglima TNI ke Papua, Usai Baku Tembak Anggota TNI dengan KKB di Nduga, 1 Prajurit Gugur
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono bertolak ke Papua, usai terjadi penyerangan dan baku tembak terhadap prajuritnya dan meninggal dunia
"Panglima komando daerah pertahanan III Ndugama Darakkma, Egianus Kogoya dan pasukannya bertanggungjawab atas serangan-serangan yang menewaskan sembilan anggota TNI dan sembilan anggota yang berpindah tangan dari TNI ke TPNPB OPM, dan perang terus berlanjut," ujarnya.
Dikatakan Sebby, peristiwa tersebut, telah dipublikasikan oleh sejumlah media massa namun data secara resmi dirinya baru menerima dari Egianus Kogoya.
"Berita serangan ini telah dipublikasikan di media-media di Indonesia."
"Tetapi kami baru terima laporan konfirmasi dari Panglima Komando Daerah Pertahanan III Egianus Kogoya pada Minggu (16/4/2023), tepat pukul 10:40 pagi waktu Papua," tandasnya
Kontak Tembak
Diberitakan sebelumnya Markas Besar TNI angkat bicara soal kontak tembak prajurit TNI dengan Kelompok Separatis Teroris (KST) di wilayah Mugi-Mam Kabupaten Nduga Papua pada Sabtu (15/4/2023).
Kapuspen TNI Laksda Julius Widjojono mengatakan sampai saat ini proses pemberian bantuan dan evakuasi kepada prajurit tersebut masih tetap dilakukan.
Baca juga: Kantor Bupati Dogiyai Papua Tengah Diamuk Si Jago Merah, Polisi Belum Ketahui Penyebab Kebakaran
Akibat kontak tembak prajurit TNI dengan gerombolan KST tersebut, masih belum diketahui secara pasti berapa korban yang meninggal dan luka-luka dari pihak KST maupun Prajurit TNI.
Sampai saat ini, kata Julius, peristiwa tersebut masih dilaksanakan pemantauan.
"Namun karena cuaca hujan dan berkabut sehingga belum bisa berkomunikasi dengan aparat keamanan yang berada di lokasi tersebut. Namun demikian upaya-upaya memberikan bantuan dan evakuasi tetap dilaksanakan," kata Julius ketika dikonfirmasi pada Minggu (16/4/2023).
"Semoga Prajurit TNI yang melaksanakan tugas negara dan juga melakukan pencarian pilot Susi Air diberikan keselamatan, perlindungan dan kekuatan, sehingga dapat kembali bertugas," sambung dia.
Ia menjelaskan prajurit TNI dari Satuan Tugas Batalyon Infanteri Yonif Raider 321/Galuh Taruna (Yonif R 321/GT) tersebut tengah bertugas melakukan Operasi SAR pilot Susi Air.
Yonif R 321/GT, kata dia, adalah Batalyon Infanteri yang berkualifikasi Raider berada di bawah kendali komando Brigade Infanteri 13/Galuh, Divisi Infanteri 1/Kostrad.
"Prajurit TNI dari Satuan Tugas Batalyon Infanteri Yonif Raider 321/Galuh Taruna (Yonif R 321/GT) yang bertugas melakukan Operasi SAR pilot Susi Air di wilayah Mugi-Mam Kab Nduga kontak tembak dengan gerombolan Kelompok Separatis Terorisme (KST) Sabtu (15/4/2023)," kata Julius.
"Kontak tembak itu terjadi lebih kurang pukul 16.30 Waktu Indonesia Timur (WIT)," sambung dia. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Panglima TNI Bertolak ke Papua Pasca Penyerangan KKB di Mugi-Mam, Perintah Tegas: Tak Usah Ragu-ragu,
Panglima TNI
Mugi-Mam
Kabupaten Nduga
Papua
Laksamana Yudo Margono
pilot Susi Air
berita tribunkalteng
Tribunkalteng.com
Ribuan Mahasiswa Baru Mulai dari Aceh hingga Papua Resmi Jadi Keluarga Universitas Palangka Raya |
![]() |
---|
UPDATE Hasil Quick Count PSU Pilkada Papua 2025, Benhur Tommy Mano-Constan Karma Ungguli Mari-Yo |
![]() |
---|
Hasil Quick Count Pilkada Ulang Papua 2025, Benhur Tommy Mano-Constan Karma dan Mari-Yo cek |
![]() |
---|
Gempa Bumi Terjadi di Keerom Papua Rabu 2 Juli 2025, Info BMKG Mag 4,2 SR Guncang di Darat |
![]() |
---|
Gempa Papua Sabtu 7 Juni 2025, Berkekuatan Mag 4,7 SR Terjadi di Darat Info dari BMKG |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.