Berita Kalsel

Cuaca Ekstrem di Tanahlaut Kalsel, Angin Puting Beliung Sebabkan Rumah Rusak dan Pohon Tumbang

Cuaca ekstrem terjadi di Kabupaten Tanahlaut kalsel, sebabkan sejumlah rumah mengalami kerusakan termasuk pohon tumbang mengganggu jalan umum.

Tayang:
Editor: Fathurahman
ILUSTRASI
ILUSTRASI. Cuaca ekstrem terjadi di Kabupaten Tanahlaut kalsel, sebabkan sejumlah rumah mengalami kerusakan termasuk pohon tumbang mengganggu jalan umum. 

TRIBUNKALTENG.COM, PELAIHARI - Cuaca ekstrem terjadi di Kabupaten Tanahlaut kalsel, sebabkan sejumlah rumah mengalami kerusakan termasuk pohon tumbang mengganggu jalan umum.

Informasi kerusakan rumah dan pohon tumbang tersebut beredar di media sosial melalui rekaman video maupun foto sehingga menjadi perbincangan netizen.

Kerusakan rumah tersebut terutama pada bagian atas terutama atap yang terangkat sehingga membuat warga takut.

Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai tiupan angin kencang, terjadi Jumat (23/12/2022) pagi yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), kembali menyisakan dampak negatif.

Informasi dihimpun dari sejumlah pihak, puting beliung terjadi di Desa Benuaraya Kecamatan Batibati, di Desa Tambangulang dan Desa Kayuabang, Kecamatan Tambangulang.

Baca juga: Tersinggung Pakaiannya Diejek, Pria di Banjarbaru Tikam Seorang Warga Palangkaraya Hingga Tewas

Baca juga: 9 Personel Polda Kaltara dan Polres Jajaran di PTDH, Lakukan Tindak Pidana Asusila Hingga Narkotika

Baca juga: Ruko Berlantai 3 Jalan Veteran Banjarmasin Terbakar, Api Berkobar Saat Ruko Sudah Tutup

Foto dan video dampak terjangan puting beliung itu pun cepat pula menyebar di sosial media maupun di grup social chat.

Sebagian besar rumah yang diterjang angin puting beliung mengalami kerusakan pada bagian atapnya.

Di antaranya ada yang terangkat bersama konstruksi kuda-kudanya.

"Di desa kami ada beberapa rumah yang kena puting beliung yakni di RT 2, 3 dan 12," papar Kades Benuaraya Sailil Irfan.

Termasuk di antaranya atap bangunan pondok pesantren Raudhatul Muhibbin Putri.

Para santriwati pun sibuk mengamankan barang-barangnya.

Sedangkan di Tambangulang ada satu rumah yang menjadi sasaran angin puting beliung.

"Di lingkungan RT 5, rumah Umi," sebut Bahriansyah, tokoh warga setempat.

Angin puting beliung juga menerpa bangunan Ponpes Rubath Riyadhus Solohin di Desa Kayuabang, Kecamatan Tambangulang.

Beberapa lembar atap genteng metalnya terhamburan dan berserakan di sekitar bangunan setempat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved