Breaking News:

Berita Palangkaraya

Seleksi Penilaian Kesesuaian Calon PPPK Guru di Palangkaraya, Terkendala Server Tak Stabil

Seleksi penilaian kesesuaian calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Jabatan Fungsional (JF) Guru tahun 2022 Palangkaraya terkendala.

Penulis: Devita Maulina | Editor: Fathurahman
Tribunkalteng.com / Devita Maulina
Pengawas penilaian kesesuaian calon PPPK Guru yang terkendala saat akan mengakses situs ujian karena server down. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA -Seleksi penilaian kesesuaian calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Jabatan Fungsional (JF) Guru tahun 2022 Palangkaraya terkendala.

Hari pertama tahap Seleksi penyesuaian PPPK Jabatan Fungsional (JF) Guru tahun 2022 di lingkungan Pemerintah Kota Palangkaraya dihadapkan dengan kendala  server down.

Alhasil, sebagian besar peserta seleksi yang mengikuti sesi pertama harus mengulang kembali ujian yang mereka ikuti.

Kondisi server down ini berlangsung cukup lama, bahkan mendekati akhir sesi kedua dari jadwal yang telah disusun.

Hal ini diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palangkaraya, Sabirin Muhtar, yang turut mengawasi tahap penilaian kesesuaian yang dilaksanakan di SMP Negeri 2 Palangkaraya tersebut.

Baca juga: Pemilik Warung Ayam Pecak Dusel Barsel Dibacok, Diduga Dilakukan Maling Saat Korban Salat Isya

Baca juga: Buaya 4 Meter Diduga Pemangsa Warga Teluk Lombok Sanggata, Tertangkap Setelah 3 Hari Diburu

Baca juga: Hilang 3 Hari Susuri Sungai Mentarang Gunakan Perahu, Warga Malinau Ditemukan Meninggal

Baca juga: Dilema PPPK di Palangkaraya, Kuota Terbatas Sedangkan Kebutuhan Masih Kurang

“Memang ada gangguan ketika sesi pertama tadi. Cuma sempat 2 orang yang selesai, sedangkan sisanya harus mengulang,” bebernya, Minggu (27/11/2022).

Sabirin menyebutkan, kendala ini kemungkinan besar disebabkan banyaknya orang yang mengakses situs server tersebut.

Sebab, pelaksanaan penilaian kesesuaian ini dilaksanakan serentak di Indonesia.

Namun, ia memastikan setiap peserta akan mendapat kesempatan yang sama dan adil dalam seleksi ini.

Jika memang diharuskan, maka pihaknya akan menambah waktu satu hari lagi agar peserta dapat mengikuti ujian dalam kondisi server yang stabil.

“Kami tidak akan menyia-nyiakan perjuangan mereka. Kalau tidak bisa hari ini masih ada waktu besok. Jadi semua peserta bisa diakomodir,” tuturnya.

Disisi lain, pihaknya selaku panitia seleksi telah melakukan persiapan yang matang sejak jauh-jauh hari. Baik itu rapat panitia, koordinasi dengan pihak terkait, bahkan pemilihan tempat yang cocok dan memadai untuk pelaksanaan penilaian.

Selain itu, 5 hari sebelum pelaksanaan penilaian pihaknya juga telah menyurati pihak PLN dan TELKOM agar memastikan aliran listrik dan jaringan internet lancar.

“Intinya kami sudah melakukan persiapan semaksimal mungkin, tapi ya memang ada hal-hal yang tak terduga. Seperti gangguan server ini,” imbuhnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved