Berita Kalsel

Banjir di Kalsel, Ruas Jalan Kota Amuntai HSU Lumpuh Total, Tak Bisa Dilalui Semua Jenis Kendaraan

Banjir di Kalsel, ketinggian air di Kota Amuntai mengakibatkan ruas jalan pusat kota lumpuh total, dan terpaksa ditutup tak bisa dilalui kendaraan

Editor: Sri Mariati
BANJARMASINPOST.CO.ID/RENI KURNIAWATI
jalan yang ditutup untuk kendaraan roda dua di Sungai Malang Amuntai, Senin (21/11/2022) pagi tadi. 

TRIBUNKALTENG.COM, AMUNTAI – Banjir di Kalsel, ketinggian air terus mengalami kenaikan akibat meluapnya air sungai di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan (Kalsel).

Bahkan air merendam kawasan ruas jalan pusat Kota Amuntai, yang mencapai lutut orang dewasa.

Sehingga bagi pengguna jalan kendaraan roda dua maupun roda empat bisa mogok jika nekat melintas.

Ruas jalan yang lumpuh total tersebut seperti jalan Empu Jatmika Kelurahan Sungai Malang dan jalan tembus Kelurahan Paliwara.

Warga meletakkan kayu penghalang sebagai tanda jalan tidak bisa dilewati.

Lokasi tersebut juga merupakan area sekolah MAN 1 Amuntai, Pasar Candi dan objek wisata Candi Agung.

Siswa memarkir kendaran di bahu jalan karena banjir di lokasi dekat sekolah cukup tinggi.

Baca juga: Banjir di Kalsel Meluas ke Daerah Banua Lawas Tabalong, 46 Rumah Desa Sei Anyar Terdampak Parah

Baca juga: Banjir di Kalsel, 500 Nasi Bungkus untuk Makan Malam Dibagi Tim Gabungan ke Warga Haruai Tabalong

Koordinator relawan Amuntai Peduli Sesama (APS) Muhammad Yusuf mengatakan pengguna jalan bisa memilih jalan alternatif lain untuk menuju pusat Kota Amuntai melewati Jalan Lambung Mangkurat menuju Desa Palampitan.

"Debit air mulai naik pada malam hari dan puncaknya sekitar pukul 03.00 WITA, air terus naik hingga ke jalan," ujarnya, Senin (31/11/2022).

Debit air sungai yang mengalami peningkatan adalah Sungai Tabalong.

Sekitar Kecamatan Amuntai Utara dan Haur Gading juga mengalami peningkatan.

Baca juga: Banjir di Kalsel, Debit Air Hampir 2 Meter di Kecamatan Haruai Tabalong, Ratusan Jiwa Terdampak

Baca juga: Banjir di Kalsel, Jalan Putus Akibat Terendam Air Menuju Dusun 5 Bukitmulya Tanahlaut

Di Kecamatan Babirik air juga sudah mulai naik di daerah hulu akibat kiriman dari seputar Kota Amuntai.

Dari BPBD HSU juga terus melakukan patroli dan pemantauan kondisi banjir.

Untuk di HSU karena sudah setiap tahun terjadi banjir, maka warga sudah waspada dan lebih memilih untuk bertahan di rumah masing masing. (*)

Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id dengan judul Banjir di Kalsel - Sungai Tabalong Meluap, Beberapa Ruas Jalan di Pusat Kota Amuntai HSU Ditutup.

  • Tribun Shopping

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved