Berita Palangkaraya
Satu Keluarga Korban Tabrak Lari Truk di Palangkaraya, Dua Meninggal Salah Satunya Bayi
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Tjilik Riwut Km 28, Kamis (3/11/2022) malam. Dua dari empat penumpang sepeda motor meninggal akibat ditabrak truk.
Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Tjilik Riwut Km 28, Kamis (3/11/2022) malam antara truk dan pengendara sepeda motor.
Satu keluarga jadi koban ditabrak truk. Dua dari empat pengendara sepeda motor meninggal dunia akibat dihantam truk yang kabur setelah menabrak pemotor.
Kejadian tabrak lari oleh truk angkutan terjadi tepatnya di Kelurahan Tumbang Tahai, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan 4 korban, dua korban dilarikan ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan, sedangkan 2 korban lainnya meninggal dunia.
Baca juga: Seorang Penagih Kredit di Palangkaraya Ditangkap, Diduga Rudapaksa Anak di Bawah Umur
Baca juga: Jenazah Pria Lanjut Usia Membusuk di Gubuk, Kawasan Stadion Senaman Mantikai Palangkaraya
Baca juga: Ibu Muda Dikabarkan Hilang di Jembatan Kahayan Palangkaraya, Tim Lakukan Pencarian
Keempat korban insiden tabrak lari tersebut, yakni TN (22), LA (15), JT (3), dan MY (1,5).
Yang mana diketahui berdasarkan informasi yang terhimpun, TN merupakan Ibu dari JT dan MY.
Tim Emergency Response Palangkaraya (ERP) mendapat laporan tersebut kemudian langsung mendatangi lokasi kecelakaan lalu lintas tersebut.
Ketua Tim ERP Jean Steve melalui Penanggung Jawab Lapangan Tim ERP Alvin Marcelino mengatakan awal kejadian motor yang dengan nomor polisi KH 3116 YC melintas dari arah Palangkaraya menuju Sampit.
“Sesampainya di Jalan Tjilik Riwut Km 28, Bukit Batu, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Motor hilang kendali akibat melindas ranting pohon berukuran cukup besar, yang jatuh ke jalan diduga akibat angin kencang,” terangnya pada Tribunkalteng.com, Jumat (4/11/2022) dini hari.
Alhasil, motor yang dikendarai oleh LA (15) membawa TN (22), serta kedua anaknya yakni MY (1,5) dan JT (3) terjatuh atau mengalami laka tunggal di tempat kejadian perkara (TKP).
Melihat kejadian tersebut, warga yang berada di sekitar lokasi kemudian hendak menolong keempat korban yang terjatuh.
Kemudian dari arah yang bersamaan, datang sebuah truk dengan kecepatan tinggi.
Warga sempat melambaikan tangan kepada truk yang melintas, guna menurunkan laju kendaraan.
“Warga sempat mencoba untuk menghentikan laju truk, namun karena truk melaju cukup kencang dan pengemudi truk kaget melihat posisi kedua korban jatuh di depannya” ungkap Alvin.
Alhasil, truk tidak dapat menghindar, hingga akhirnya TN dan anaknya MY pun tertabrak truk yang tidak sempat mengerem.