Maulid Nabi 2022

Kapan Maulid Nabi 2022, Boleh Tidak Memperingatinya, Simak Penjelasan Ustaz Abdul Somad,

Kapan Maulid Nabi 2022, ada beberapa pendapat peringatan Maulid Nabi atau hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, berikut penjelasan Ustaz Abdul Somad

Editor: Dwi Sudarlan
Instagram @ustadzabdulsomad_official
Ustaz Abdul Somad memberikan penjelasan mengenai peringatan hari Maulid Nabi. 

Mengikuti ajaran, petunjuknya, dan hendaknya hati mereka bergembira atas nikmat besar, dan sekali-kali bukan dengan membanggakan kekayaan dunia yang menumpuk.

Dari ayat tadi, menurut UAS, terdapat tiga pelajaran yang dapat dipetik:‎

1. Al Quran adalah sebaik-baik obat untuk menyembuhkan hati, jiwa dan ruh yang sakit.

2. Untuk menyembuhkan penyakit dan berbagai problema baik individu maupun sosial dewasa ini, manusia harus mengkaji dan merenungi kitab suci Al Quran.

3. Al Quran merupakan harta karun yang lebih baik dari segala kekayaan dunia.

Orang miskin yang sebenarnya adalah orang yang tidak mendapatkan dan mengenyam pendidikan kitab suci Ilahi ini, sekalipun ia memiliki seluruh harta dunia.

Sebaliknya, orang yang kaya adalah orang yang hidupnya bersama Al Quran, sekalipun secara lahiriah ia dalam kesempitan dan tidak mempunyai uang.

Dalil lain juga disebutkan dalam QS Al Baqarah ayat 129, berbunyi:

رَبَّنَا وَابۡعَثۡ فِيۡهِمۡ رَسُوۡلًا مِّنۡهُمۡ يَتۡلُوۡا عَلَيۡهِمۡ اٰيٰتِكَ وَيُعَلِّمُهُمُ الۡكِتٰبَ وَالۡحِكۡمَةَ وَ يُزَكِّيۡهِمۡ‌ؕ اِنَّكَ اَنۡتَ الۡعَزِيۡزُ الۡحَكِيۡمُ

Artinya: "Ya Tuhan kami, utuslah di tengah mereka seorang rasul dari kalangan mereka sendiri, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat-Mu dan mengajarkan Kitab serta mendapatkan Hikmah kepada mereka, dan menyucikan mereka. Sungguh, Engkaulah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana".

Mereka melanjutkan doanya, "Ya Tuhan kami, utuslah di tengah mereka seorang rasul dari kalangan mereka sendiri, baik keturunan kami maupun bukan, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat-Mu dan mengajarkan Kitab Al-Qur'an dan Hikmah, yakni sunah yang berupa perkataan, perbuatan, dan ketetapan Nabi, kepada mereka, dan menyucikan jiwa mereka dari syirik dan akhlak yang buruk.

Sungguh, Engkaulah Yang Mahaperkasa karena tidak seorang pun dapat membatalkan ketetapan-Mu, Mahabijaksana karena Engkau selalu menem pat kan sesuatu pada tempatnya."

Ditegaskan pula, untuk menjaga agar perayaan Maulid Nabi tidak melenceng dari aturan agama, sebaiknya  mengikuti etika-etika seperti berikut:

1. Mengisi dengan bacaan sholawat kepada Rasulullah SAW

2. Berdzikir dan meningkatkan Ibadah kepada Allah SWT

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved