Berita Palangkaraya

Patroli Tim PPRC Polda Kalteng, Amankan 17 Remaja Kendarai Motor Ugal-ugalan di Temanggung Tilung

Sebanyak 17 orang remaja terjaring Patroli Tim PPRC Polda Kalteng saat mengendarai sepeda motor ugal-ugalan di Temanggung Tilung Palangkaraya.

Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
Tim PPRC Ditsamapta Polda Kalteng untuk Tribunkalteng.com
Kedua remaja berstatus murid SMP ugal-ugalan dan standing di kawasan Temanggung Tilung, Kamis (25/8/2022) sore. Sebanyak 17 orang remaja terjaring Patroli Tim PPRC Polda Kalteng saat mengendarai sepeda motor ugal-ugalan di Temanggung Tilung Palangkaraya. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA -Sebanyak 17 orang remaja terjaring Patroli Tim PPRC Polda Kalteng saat mengendarai sepeda motor ugal-ugalan di Temanggung Tilung Palangkaraya.

Belasan remaja tersebut  diamankan Tim Patroli Presisi Reaksi Cepat (PPRC) Ditsamapta Polda Kalteng lapangan Temanggung Tilung, Kamis (25/8/2022).

Tempat kejadian perkara tepatnya di kawasan Temanggung Tilung, Menteng, Jekan Raya, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Terdapat 4 kendaraan menggunakan knalpot brong yang dikendarai oleh pelajar di bawah umur.

Dirsamapta Polda Kalteng Kombes Pol Cahyo Widiarso melalui Danton Tim PPRC Ipda Budi Hartono mengungkapkan saat itu pihaknya sedang melakukan patroli.

Baca juga: NEWS VIDEO, Bawa Sajam di Jok Motor, Seorang Pelajar SMA di Palangkaraya Diamankan Tim PPRC

Baca juga: 6 Sepeda Motor Pelajar Palangkaraya Untuk Balapan Liar, Terjaring Patroli Tim PPRC Polda Kalteng

Baca juga: Patroli Tim PPRC Polda Kalteng, Amankan Seorang Pelajar SMA Palangkaraya Bawa Sajam di Jok Motor

“Tim PPRC melakukan patroli rutih pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di Kawasan Temanggung Tilung,” terangnya pada Tribunkalteng.com.

Ia menambahkan para remaja tersebut merupakan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Para pelajar ini kami amankan karena menggunakan kendaraan dengan knalpot brong,” ujar Ipda Budi.

Lebih lanjut, terdapat 2 orang pelajar SMP yang melakukan freestyle atau standing saat petugas melakukan patroli.

Para pelajar tersebut terjaring dengan indikasi balapan liar dan dilakukan oleh anak di bawah umur.

Sehingga belum memiliki surat izin mengemudi (SIM) dan tidak lengkap surat-surat pada kendaraan yang digunakan.

Alhasil para pelajar tersebut diberikan efek jera dengan diminta melakukan push up sebanyak 10 kali.

Serta diminta orang tuanya untuk mengambil anaknya yang terjaring saat Tim PPRC patroli rutin.

Ipda Budi mengatakan ia dan Tim PPRC akan terus melakukan patroli setiap harinya di Kawasan Temanggung Tilung.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved