Berita Kaltim

Tim Polres Kutai Timur Ringkus 5 Residivis Kasus Narkoba, Edar Sabu Asal Malaysia ke Kecamatan

Tim Polres Kutai Timur kembali mengungkap dan menggagalkan peredaran gelar Narkotika jenis sabu, 5 residivis berhasil dibekuk anggota Polres Kutim

Editor: Sri Mariati
ILUSTRASI
5 Residivis ditangkap anggota Polres Kutai Timur kedapatan mengedarkan narkoba jenis sabu. 

TRIBUNKALTENG.COM, SANGATTA – Tim Polres Kutai Timur kembali mengungkap dan menggagalkan peredaran gelar Narkotika jenis sabu di wilayah Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur (Kaltim).

Terdapat 5 pelaku yang semuanya adalah residivis kasus serupa, dengan menyita barang bukti 475,66 gram sabu. Hal itu diungkapkan Kapolres Kutim, AKBP Anggoro Wicaksono.

Dia mengungkap, bahwa penyalahgunaan narkoba tersebut, berasal dari Negara Malaysia yang rencananya akan disebarluaskan di Kabupaten Kutai Timur.

Selain menyita sabu, lanjut Anggoro, pihaknya juga menyita timbangan digital, handphone, dan tas milik tersangka.

Termasuk pula satu unit mobil rental asal Kota Bontang yang digunakan pelaku untuk mobilisasi.

Baca juga: Fantastis, 48 Kg Sabu Dimusnahkan, Hasil Pengungkapan Kasus Narkoba Sejak April Hingga Juli 2022

Baca juga: Anggota Polres Bontang Gerebek 4 Pengedar Narkoba di Kamar Hotel Asyik Pesta Sabu

“Jadi mobil yang digunakan ini statusnya rental, pelaku NA rental mobil ini di Bontang,” ujar Kapolres dalam rilisnya, Rabu (3/8/2022).

Sebanyak 5 tersangka yang berhasil ditangkap yakni AB (34) warga asal Kecamatan Rantau Pulung, NA (32) wanita asal Kecamatan Teluk Pandan, SP (46) asal Kecamatan Muara Wahau, AR (38) asal Kecamatan Telen dan OP (35) asal Kecamatan Karangan.

Selanjutnya diinformasikan bahwa dua pelaku dari 5 tersangka ini adalah residivis dengan kasus serupa, yakni penyalahgunaan narkoba.

“AB dan SP adalah residivis kasus narkoba juga. Padahal AB ini masih hitungan hari baru bebas dari Lapas Bontang,” ujarnya.

Sedangkan NA, yang merupakan satu-satunya tersangka wanita, ditangkap pihak kepolisian di rumah orang tua AB.

Sementara itu, Kasatreskoba Polres Kutim AKP Damianus Jelatu menjelaskan, barang haram ini dikendalikan oleh orang yang sama asal Malaysia.

Baca juga: Narkoba di Kaltim, Dua Petani di Kembang Janggut Kukar Kompak Tepergok Bawa Sabu oleh Polisi

AB diduga melakukan komunikasi via seluler sejak dalam lapas dengan menyewa handphone Rp 5 ribu per menitnya.

“Jadi poket-poket kecil itu akan dijual dengan harga Rp 300 ribu, sementara satu gramnya dihargai Rp 1,8 juta. Mereka ini membuat paket hematnya untuk disebarkan,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut juga, Damianus meminta peran aktif masyarakat untuk ikut memerangi peredaran narkoba, dengan cara melapor ke polisi terdekat jika mendapat informasi akan adanya transaksi narkoba

Hal ini perlu dilakukan karena hampir semua wilayah di Kutim ini rawan akan peredaran narkoba.

“Karena tanpa informasi dari masyarakat kami tidak akan berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba. Semoga setelah ini kami kembali berhasil mengungkap kasus narkoba lainnya,” ucapnya. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul Lima Pelaku Dibekuk Polres Kutim, Sabu Dari Malaysia untuk Diedarkan ke Sejumlah Kecamatan

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved