Berita Palangkaraya

Muswil Ke-8 Pemuda Pancasila Kalteng, Diharapkan Mampu Merumuskan Progam Yang Pro Rakyat

Musyawarah Wilayah (Muswil) Ke-8 Pemuda Pancasila berlangsung di Hotel Aquarius, Kamis (28/7/2022) berjalan dengan lancar.

Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
tribunkalteng.com/pangkan B
Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila, Ahmad Ali usai membuka Muswil ke-8 Pemuda Pancasila, Kamis (28/7/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Musyawarah Wilayah (Muswil) Ke-8 Pemuda Pancasila Kalimantan Tengah berlangsung di Aquarius Boutique Hotel Palangkaraya, Kamis (28/7/2022).

Lokasi tepatnya di Jalan Imam Bonjol Nomer 5, Menteng, Jekan Raya, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Pada acara tersebut, dihadiri oleh Wakil Ketua Umum Ahmad Ali, Gubernur Kalimantan Tengah yang diwakili, Danrem 102 Panju Panjung yang diwakili, Kapolda Kalteng yang diwakili, dan Kapolresta Palangkaraya Kombes Pol Budi Santosa.

Selain itu hadir pula Sekretaris Jenderal MPN Pemuda Pancasila Arif Rahman, Plt MPW Pemuda Pancasila Kalteng M Syauqie, dan Sekretaris MPW Pemuda Pancasila Kalteng Hatir Sata Tarigan.

Baca juga: Meski Calon Tunggal, Syauqie Tidak Otomatis Terpilih Jadi Ketua MPW Pemuda Pancasila Kalteng

Baca juga: Pemilihan Rektor UPR, Dua Orang Bakal Calon Perempuan Ikut Bersaing Rebut Pucuk Pimpinan Kampus

Baca juga: Jemaah Haji Kotim 2022, Bupati H Halikinnor Carter Pesawat Jemput Jemaah di Embarkasi Syamsudin Noor

Bahkan Dewan Perwakilan Cabang se-Kalimantan Tengah dari 13 Kabupaten dan 1 Kota pun datang menghadiri Muswil ke-8.

“Pemuda Pancasila harus selalu ada dan eksis sepanjang indonesia berdiri tegak,” ujarnya.

Terlebih NKRI berideologi Pancasila, sehingga harus hadir di tengah dan hati masyarakat di Kalimantan Tengah.

Ahmad menjelaskan diperlukan penyesuaian terhadap pemahaman organisasi dan mampu penyesuaian zaman.

“Hendaknya Pemuda Pancasila tetap adaftif terhadap perubahan zaman, jika tidak maka akan ditinggalkan oleh masyarakat,” terangnya.

Di sisi lain, Ahmad mengatakan Pemuda Pancasila dilabeli organisasi preman dan digunakan sebagai alat untuk kelompok tertentu.

Namun kenyataannya Pemuda Pancasila mempunyai cita-cita untuk mengawal dan menjaga NKRI serta ideologi negara.

“Jika ada masyarakat yang tertindas dan haknya diganggu, bisa dibantu oleh pemuda pancasila. Kita harus dapat bersinergi dengan Pemerintah, namun tidak berafiliasi dengan kelompok-kelompok politik,” ujar Ahmad Ali.

Ia juga berharap muswil mampu merumuskan progam yang pro rakyat, tak hanya pemilihan MPW Kalimantan Tengah.

Terutama program yang bisa bersinergi dengan pemerintah daerah untuk membangun Kalteng.

Kepengurusan yang mampu mengakomodir seluruh potensi Pemuda Pancasila.

“Dalam tiap muswil ada yang pro dan kontra serta kalah dan menang. Jabatan bukan tujuan organisasi, pertarungan kalah dan menang hal yang terjadi saat itu,” terang Waketum.

“Tujuannya adalah merangkul potensi yang ada dalam kepengurusan antar ketua dan anggota. Serta organisasi ini tidak bisa dibesarkan oleh 1 kelompok saja,  namun dibesarkan besama-sama,” ujarnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved