Tips Kesehatan

9 Cara Sederhana & Cepat Kontrol Kolesterol Cegah Serangan Jantung Usai Banyak Makan Daging

Tingginya kadar kolesterol yang sangat mungkin dikarenakan banyak mengonsumsi daging saat Idul Adha 2022, rentan terkena serangan jantung

Editor: Dwi Sudarlan
iStock-Getty Images/donskarpo
Ilustrasi kadar kolesterol yang biasanya meningkat usai Idul Adha karena banyak mengonsumsi makanan serba-daging. 

TRIBUNKALTENG.COM -  Hari Raya Idul Adha 2022 identik dengan masakan serba-daging, ancaman kolesterol pun besar, berikut 9 cara sederhana dan cepat untuk mengontrol bahkan menurunkan kadar kolesterol.

Tingginya kadar kolesterol yang sangat mungkin dikarenakan banyak mengonsumsi daging saat Idul Adha 2022, rentan terkena terserang penyakit jantung.

Salah satu faktor utama penyebab penyakit jantung adalah tingginya kadar kolesterol di dalam tubuh.

Pada umumnya, kolesterol berada dalam zat makanan yang dikonsumsi dan akan meningkat kadarnya dalam darah tergantung seberapa banyak makanan yang dimakan.

Baca juga: Bikin Kaget, Khasiat Minum Air Putih Hangat Begitu Bangun Pagi Sangat Mengejutkan, Rasa Sakit Hilang

Baca juga: Artis Meninggal, Ini Penyebab Pembengkakan Jantung yang Renggut Nyawa Dicky Topan Si Entong

Baca juga: Pare si Pahit Banyak Manfaat: Hancurkan Batu Ginjal, Turunkan Kolesterol, Cegah Batu Pankreas

Sejauh pemasukan kolesterol ke dalam tubuh masih seimbang atau sesuai dengan kebutuhan, maka tubuh akan tetap sehat dan tidak akan terganggu mekanisme kerjanya.

Sementara, apabila kolesterol yang dimasukkan ke dalam tubuh lebih dari yang diperlukan, maka kadar kolesterol di dalam darah akan meningkat melebihi angka normal.

Misalnya saja, seseorang banyak mengonsumsi makanan yang mengandung lemak tinggi.

Patut menjadi perhatian, kelebihan kadar kolesterol akan bereaksi dengan zat-zat lain dan dapat mengendap dalam pembuluh darah arteri.

Kondisi yang bisa disebut dengan atherosclerosis ini pada akirnya akan menyebabkan terjadinya pemblokiran aliran darah akibat pembekuan lemak yang mengandap dalam pembuluh darah, sehingga mengganggu proses sirkulasi darah ke jantung.

Pada akhirnya, jika kondisi ini terus berlanjut, maka akan timbul terjadinya serangan jantung.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved