UCI MTB Eliminator World Cup 2022

Pembangunan Sirkuit UCI MTB Eliminator World Cup 2022 Dipercepat, Pemprov Target 2 Minggu Selesai

Pemerintah Provinsi Kalteng mempercepat pelaksanaan pembangunan sirkuit untuk persiapan UCI MTB Eliminator World Cup 2022

Penulis: Ghorby Sugianto | Editor: Fathurahman
Tribunkalteng.com/ Ghorby Sugianto
Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran, saat meninjau pembangunan sirkuit UCI MTB Eliminator World Cup 2022 di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya.  

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mempercepat pelaksanaan pembangunan sirkuit untuk persiapan UCI MTB Eliminator World Cup 2022.

Event Kejuaraan sepeda tingkat dunia yang akan dilaksanakan di Palangkaraya. Pembuatan sirkuit di kawasan Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya ditargetkan selesai selama 2 minggu. 

Kejuaraan bergengsi tersebut merupakan pertama kali di Indonesia yang akan diikuti oleh 33 negara, Pemprov Kalteng menerima kepercayaan dari Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI), Jendral Listyo Sigit Prabowo sebagai tuan rumah. 

"Kita patut bersyukur karena Indonesia terutama Kalimantan Tengah menjadi tempat penyelenggaraan kejuaraan sepeda gunung tingkat dunia ini. Kepercayaan ini tentunya harus kita jaga dan maksimalkan, untuk kemajuan Kalimantan Tengah," kata Sugianto Sabran, kemarin.

Baca juga: Sambut Hari Raya Idul Adha 2022, Sisihkan Gaji ke-13 ASN Pemko Palangkaraya Ini Untuk Berkurban Sapi

Baca juga: Gagal Curi Uang Dalam Mesin ATM, Mencoba Kabur Residivis Kasus Pencurian Dihadiahi Timah Panas

Baca juga: Sisihkan Pendapatan & Gaji ke-13, ASN Palangkaraya Ini Kurban 3 Sapi Saat Idul Adha 2022

Sementara itu, untuk memberikan performa optimal dalam kejuaraan sepeda dunia tersebut pihaknya terus berupaya memaksimalkan persiapan. 

Seperti sarana dan prasarana baik dari segi lintasan balap, tempat penonton, ruang tamu,  hotel, pariwisata, lampu penerangan jalan hingga mepersolek tempat umum lainnya. 

Bahkan hingga dari hal yang sederhana ruang toilet tak luput dari perhatian Sugianto Sabran untuk panitia memperhatikan. 

Selain itu orang nomor satu bumi tambun bungai ini juga menginstruksikan untuk menunjukan Kebudayaan Kalteng di kanca dunia dan pesona alamnya, mengingat Kalteng adalah salah satu paru-paru dunia. 

"Ini adalah momentum yang baik untuk memperkenalkan kearifan lokal yang dimiliki oleh masing-masing kabupaten dan kota di provinsi Kalteng," ujarnya. 

Dia menambahkan, kejuaraan sepeda dunia itu bakal diikuti atlet lokal terbaik. Pihaknya meminta kepada para atlet untuk mempersiapkan diri dan memberikan performa yang terbaik. 

Sementara itu beberapa atlet yang ada di lokasi stadion Tuah Pahoe mengatakan sangat bangga sekali jika Kalteng menjadi tuan rumah Kejuaraan sepeda dunia. 

"Luarbiasa ya, semoga tahun depan ada lagi event serupa disini. Kalau persiapan kami di event ini sudah 2 bulanan. Semangat Isen Mulang," tegas salah satu atlet sepeda. (*)

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved