Berita Kalbar

13 Kg Sabu Tertangkap di Jalur Tikus Kalbar Dimusnahkan, Pengirim & Penerima Diburu Petugas

Narkotika jenis sabu seberat 13 kilogram yang terbungkus dalam 13 bungkusan besar hasil tangkapan Satgas Pamtas Ri-Malaysia dimusnahkan.

Editor: Fathurahman
TRIBUNPONTIANAK/FERRYANTO
Sebanyak 13 kg sabu asal Malaysia yang diamankan Satgas Pamtas di Perbatasan Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang di Kantor BNNP Kalbar, Kamis 16 Juni 2022, dimusnahkan. 

TRIBUNKALTENG.COM, PONTIANAK - Narkotika jenis sabu seberat 13 kilogram yang terbungkus dalam 13 bungkusan besar hasil tangkapan Satgas Pamtas Ri-Malaysia dimusnahkan.

Barang haram tersebut diamankan Satuan tugas pengamanan perbatasan (Satgas Pamtas) Kalimantan Barat dari seorang asal Sulawesi Selatan.

Warga Bernama Ikmal (22) kedapatan Satgas Pamtas  di jalur tikus yang membawa tas ransel yang berisi sabu 13 bungkus berisi sabu seberat 13 kilogram.

Saat ini sabu belasan kilogram tersebut di musnahkan oleh petugas sedangkan calon penerima dan pengirim barang haram tersebut masih di buru.

Baca juga: Satgas Pamtas RI-Malaysia Amankan 1,7 Ton Daging Beku Diduga Ilegal Asal Tawau di Sebuku

Baca juga: Tertangkap Satgas Pamtas Lewat Jalan Tikus, PMI Asal Sulsel Gagal Selundupkan 13.6 Kg Sabu Malaysia

Baca juga: Satgas Pamtas RI-Malaysia Sukses Jalani Tugas, Tangani 1017 Kasus Narkoba Hingga Illegal Logging

Badan Narkotika Nasional Provinsi BNNP) Kalimantan Barat memusnahkan 13 kg narkotika jenis sabu dengan cara dibakar menggunakan mesin incenerator, Kamis 16 Juni 2022.

Sabu yang dimusnahkan itu merupakan hasil pengungkapan dari Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Batalyon 645 di Desa Semunying, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat pada 31 Mei 2022.

Saat itu, Anggota Satgas Pamtas mengamankan seorang bernama Ikmal (22) warga Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan di jalur tikus yang membawa tas ransel, ketika petugas melakukan pemeriksaan didapati 13 bungkus narkotika jenis sabu.

Dari pemeriksaan, pemuda itu mengaku bahwa mendapat perintah dari seorang bernama Akong warga Malaysia untuk membawa dan meletakkan sabu itu ke Jembatan Bongko, Kecamatan Jagoi Babang dengan upah 5 juta rupiah perkilogram.

Disana nanti akan ada orang lain yang mengambil sabu itu, namun sebelum tiba dilokasi, Ikmal terlebih dahulu ditangkap petugas.

Direncanakan 13 kg narkotika itu akan dibawa ke Kota Pontianak.

"Untuk Akong berada di Malaysia, tidak terdeteksi, untuk penerima masih dalam penyelidikan karena Ikmal juga mengaku tidak tau, jaringan terputus," ungkap Kombespol Adeyana Supriyana, Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Provinsi Kalimantan Barat. (*)

 

Artikel ini telah tayang di TribunPontianak.co.id dengan judul 13 Kg Sabu Asal Malaysia Dibakar, BNNP Kalbar Buru Calon Penerima dan Pengirim

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved