Berita Palangkaraya

Kejuaraan Sepeda Dunia Bakal Digelar di Stadion Tuah Pahoe Palangkaraya, Kota Cantik Siap Dipersolek

Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran memastikan Kota Cantik Palangkaraya, akan dipersolek menyambut Kejuaraan sepeda kelas dunia di Indonesia

Penulis: Ghorby Sugianto | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Ghorby Sugianto
Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya, Kalimantan Tengah yang akan menjadi tempat kejuaraan sepeda kelas dunia pada 28 Agustus 2022 mendatang 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran memastikan Kota Cantik Palangkaraya, akan dipersolek menyambut Kejuaraan sepeda kelas dunia yang pertama kali di Indonesia, dihadiri 33 negara.

Kejuaraan sepeda yang bernama UCI Mountain Bike (MTB) Eliminator World Cup 2022, akan digelar di Stadion Tuah Pahoe yang berkapasitas 5.000 orang pada tanggal 28 Agustus mendatang.

"Pelaksana kegiatan balap sepeda internasional  ini merupakan event yang sangat penting bagi Kalimantan Tengah. Karena ini merupakan kesempatan emas yang diberikan oleh dunia. Untuk itu, saya mengharapkan agar persiapkan dengan sebaik-baiknya," kata Sugianto Sabran, Kamis (9/6/2022).

Saat memimpin rapat persiapan kejuaraan dunia UCI MTB Eliminator World Cup 2022, di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng Sugianto Sabran menginstruksikan, kepada Pemerintah Kota Kabupaten dan dinas terkait untuk dapat memaksimalkan persiapan kejuaraan sepeda tingkat dunia ini.

Baca juga: Pemprov Kalteng Rapat Persiapan Sambut Kejuaraan Sepeda Internasional di Palangkaraya

Baca juga: Pemprov Kalteng Gelontorkan Rp 107 Miliar Pembayaran THR dan Gaji ke-13 Bagi 9,457 ASN

Khusus di Kota Cantik Palangkaraya, Sugianto Sabran meminta lampu-lampu jalan agar terang, Taman yang cat nya luntur segera diperbaiki, trotoar, jalan yang berlubang diperbaiki.

Lalu jaringan sinyal, kuliner dan restoran, pariwiasata, hotel, toilet umum, bilboard, pohon, persampahan bahkan hingga makanan, budaya dan lagu khas Kalteng harus diperhatikan untuk menyambut para tamu mancanegara dan lokal.

"Kalau bisa hotel-hotel banyakin memutar lagu khas Kalteng dan jangan lupa makanan khas Kalteng juga ada. Toilet harus bersih, berikan pelayanan dan sambutan terbaik," jelasnya.

Menurutnya, hal itu untuk membuat pengunjung nyaman, jika nyaman akan kembali lagi ke Kalteng. Tentunya jika hajatan masyarakat ini berjalan sukses, semua sektor akan berdampak positif.

Baca juga: Penduduk Palangkaraya Bertambah 12 Ribu Orang, Berasal Dari Kabupaten di Kalteng dan Provinsi Lain

Gubernur dua periode tersebut juga memerintahkan kepada seluruh bupati dan wali kota untuk dapat menyiapkan sarana promosi untuk memperkenalkan sumber daya alam, pariwisata, ataupun kebudayaan yang dimiliki masing-masing daerah, kepada para tamu yang datang.

Dengan dipilihnya Stadion Tuah Pahoe sebagai lokasi Kejuaraan sepeda kelas dunia ini, pihaknya akan membuat rekayasa lalu lintas di sekitar jalan Tjilik Riwut dan mempersiapkan sarana dan prasarana yang mendukung lainnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved