Berita Bartim
Bangun Dapur Umum dan Distribusi Logistik, Warga 2 Desa Terdampak Banjir Bartim Terima Bantuan
Taruna Siaga Bencana Barito Timur (Tagana Bartim) dan Dinas Sosial, memfokuskan penyaluran bantuan ke sejumlah desa terdampak banjir.
Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
TRIBUNKALTENG.COM, BARTIM - Taruna Siaga Bencana Barito Timur (Tagana Bartim) dan Dinas Sosial, memfokuskan penyaluran bantuan ke sejumlah desa terdampak banjir.
Desa terdampak banjir tersebut Yakni Desa Tampa dan Desa Plantau, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah.
Hal ini dilakukan karena dua desa tersebutlah yang masih terendam banjir sehingga bantuan disalurkan kepada warga terdampak.
Desa Tampa sendiri dekat dengan Sungai Tampa dan bendungan, banjir disebabkan air sungai dan bendungan yang meluap.
Sedangkan Desa Muara Plantau pun dekat dengan Sungai Awang, serta desa berada pada dataran rendah.
Baca juga: Dampak Luapan Sungai Kecil, Permukiman Dataran Rendah Bantaran Sungai Bartim Masih Dilanda Banjir
Baca juga: Pengendara Was-was Lewati Jembatan Sei Beringin Palangkaraya, Kerusakan Hanya Ditutupi 3 Pelat Besi
Baca juga: Video Viral di Medsos, Petugas SPBU G Obos Palangkaraya Dipukul & Ditendang Orang Tak Dikenal
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Sosial (BPMD-Sos) Bartim, Barnusa Mulano melalui Kabid Sosial, Santai Nyawit mengatakan Tagana dan Dinas Sosial membuatkan dapur umum.
“Saat ini Tagana dan Dinsos Bartim sudah bersiaga penanggulangan pasca banjir di kedua desa tersebut,” terangnya, Minggu (29/5/2022).
Tagana dan Dinsos pun telah membuat dapur umum bagi warga desa yang terdampak banjir.
Banjir yang melanda Desa Muara Plantau mengalami sedikit kenaikan.
“Air kembali naik, namun masih batas wajar dan aman. Tetapi Tagana dan Dinsos sudah membuat dapur umum untuk warga,” ujar Santai.
Ia mengatakan, petugas juga mendistribusikan logistik untuk warga yang terdampak banjir.
“Kami mendistribusikan makanan, air bersih, selimut, selain itu dapur umum bagi masyarakat. Selain itu didirikan pula tenda-tenda bagi warga yang mengungsi,” jelas Santai.
Ia mengatakan, 2 hari terakhir sudah tidak turun hujan, namun langit masih dikelilingi awan mendung.
“Kita berharap tidak turun hujan dengan intensitas lebat, sehingga tidak lagi terjadi banjir di Barito Timur,” tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/bernusaaa.jpg)