Berita Bartim

Dampak Luapan Sungai Kecil, Permukiman Dataran Rendah Bantaran Sungai Bartim Masih Dilanda Banjir

Banjir yang merendam beberapa daerah di Kabupaten Barito Timur (Bartim), Kalimantan Tengah, mulai surut, namun daerah dataran rendah masih terendam.

Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
Barnusa Mulano untuk Tribunkalteng
Permukiman warga pada dataran rendah di Barito Timur masih mengalami banjir meskipun daerah lainnya yang sempat dilanda banjir airnya sudah turun drastis. 

TRIBUNKALTENG.COM, BARITO TIMUR- Banjir yang merendam beberapa daerah di Kabupaten Barito Timur (Bartim), Kalimantan Tengah, mulai surut.

Daerah yang terdampak banjir merupakan daerah yang berada di sekitaran daerah aliran sungai (DAS) Sungai Awang.

Terlebih rumah yang berada di dataran rendah, ikut terdampak meluapnya Sungai Awang.

Kepala Dinas Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Sosial, Barnusa Mulano melalui Kabid Sosial, Santai Nyawit mengatakan banjir di Bartim kian surut.

“Berdasarkan laporan petugas di lapangan, semua daerah yang terdampak banjir perhari ini telah surut,” jelasnya saat dihubungi Tribunkalteng.com, Minggu (29/5/2022).

Baca juga: Seorang Oknum Guru di Singkawang Diamankan, Setelah Tersangka Penyelundupan Sabu Lapas Buka Suara

Baca juga: Pengendara Was-was Lewati Jembatan Sei Beringin Palangkaraya, Kerusakan Hanya Ditutupi 3 Pelat Besi

Baca juga: Ganggu Ketenangan Warga, Live DJ Hingga Dinihari di Jalan Rajawali VII Palangkaraya Dibubarkan

Ia melanjutkan, masih terdapat daerah yang terendam banjir di daerah Rantau Pusi, Desa Tampa dan Desa Muara Plantau karena masuk dalam dataran rendah.

Sedangkan air yang meluap merupakan sungai-sungai kecil yang ada di Kabupaten Barito Timur.

Seperti Sungai Sirau, Sungai Awang, dan Sungai Tampa. Bahkan Tamiang Layang yang masuk dalam dataran tinggi pun sempat mengalami banjir.

“Setelah 20 tahun, Tamiang Layang kembali banjir setinggi pinggang orang dewasa,” ujarnya.

Banjir yang menggenang di Tamiang Layang, tepatnya Kelurahan Sulung tidak bertahan lama.

“Itu hanya seperti banjir lewat, karena subuh air naik tetapi pada sore harinya kembali surut bahkan tidak kering,” terang Santai.

Ia juga mengatakan, Desa Runggu Raya, Tuyau, Kupang Bersih, dan Ketab banjir sudah turun drastis.

flijvovj4
Kepala BPMD-Sos, Barnusa Mulano saat memberikan pengarahan pada BPBD Bartim dan Dinas Sosial Bartim terkait penanggulangan pasca banjir di Bartim, Minggu (29/5/2022)

“Pada daerah banjir tersebut sudah turun drastis, masyarakat juga sudah kembali ke rumahnya masing-masing,” tutupnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved