Ramadan 2022
Cara Iktikaf yang Benar Jemput Malam Lailatul Qadar, Begini Penjelasan Ustaz Khalid Basalamah
Ramadhan 2022 sudah memasuki 10 hari terakhir, biasanya banyak sobat muslim yang melakukan iktikaf di masjid untuk menjemput malam Lailatul Qadar
TRIBUNKALTENG.COM - Ramadhan 2022 sudah memasuki 10 hari terakhir, biasanya banyak sobat muslim yang melakukan iktikaf di masjid untuk menjemput malam Lailatul Qadar, berikut panduan iktikaf yang benar menurut Ustaz Khalid Basalamah.
Aktivitas iktikaf di masjid biasanya lebih banyak dilakukan di malam-malam ganjil yakni 21, 23, 25, 27 dan 29.
Aktifitas iktikaf adalah amalan sunah di bulan suci Ramadhan yang memiliki banyak sekali keutamaan.
Keutamaan iktikaf di bulan Ramadhan di antaranya untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar.
Baca juga: Sebentar Lagi Idul Fitri 1443 H, Begini Panduan Lengkap Cara Membayar Zakat Fitrah Lebaran 2022
Baca juga: Viral di Medsos, Pelepasan Iringan 14 Truk Pembawa Zakat Harta dari Pengusaha Kalteng, Abdul Rasyid
Baca juga: Tadarus Ramadhan 2022, Bacaan dan Keutamaan Surat Al Insan, Lengkap Tulisan Aran, Latin & Terjemahan
Dijelaskan Ustaz Khalid Basamalah dalam ceramahnya beberapa waktu lalu, Rasulullah SAW melakukan iktikaf di masjid setiap 10 hari terakhir di bulan Ramadhan sampai Allah SWT memanggil beliau.
Hal ini terdapat dalam hadist shahih sebagaimana disebutkan dalam hadist yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, bahwa Rasulullah bersabda :
“Masjid adalah rumah bagi setiap orang yang bertaqwa, dan Allah akan menjamin bagi orang yang menjadikan masjid sebagai rumahnya dengan memberinya kasih sayang, rahmat atau karunia dan keberhasilan melewati keridhoan Allah sampai ke surganya.” (HR.Tabrani)
Seorang perempuan juga boleh melakukan iktikaf di masjid dengan syarat harus izin kepada walinya.
Namun jika suami istri sedang melakukan iktikaf, pastikan jika masjid tersebut memiliki hijab atau tidak ada ikhtilath dengan laki-laki.
Tapi yang paling penting dan paling diutamakan dalam iktikaf adalah untuk kaum laki-laki.
Ditegaskan Ustaz Khalid Basalamah, pada 10 hari terakhir Ramadhan, dianjurkan saat Iktikaf harus betul-betul beribadah kepada Allah SWT dan memaksimalkan ibadahnya pada waktu itu.
Dimulainya iktikaf ini paling afdol dianjurkan dilaksanakan pada awal malam di 10 akhir Ramadhan dan keluar setelah Sholat Idul Fitri.
Mulainya iktikaf selepas Ashar ia pergi ke masjid, kemudian mengikat diri dan pulang pada keesokan harinya setelah Sholat Idul Fitri
Setelah subuh, ia mandi, kemudian mengerjakan sholat Idul Fitri baru pulang.
Hal inilah yang paling afdol dalam melakukan iktikaf.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/qobliyah-subuh-lho.jpg)