Berita Palangkaraya

Marak Kasus Narkotika di Bumi Habaring Hurung, BNNP Kalteng Berencana Mendirikan BNN Kotim

Ktawaringin Timur (Kotim) menjadi satu diantara daerah di Provinsi Kalteng tingkat peredaran narkotikanya cukup tinggi karena belum dibentuknya BNNK

Penulis: Pangkan B | Editor: Sri Mariati
TRIBUNKALTENG.COM/PANGKAN BANGEL
Kepala BNNP Kalteng, Brigjen Pol Sumirat Dwiyanto. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Wilayah Bumi Habaring Hurung Kotawaringin Timur (Kotim) menjadi satu diantara daerah di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang tingkat peredaran narkotikanya cukup tinggi.

Hal itu berbanding lurus dengan tidak adanya Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) di wilayah itu.

Yang harusnya menjadi unit kepanjangantangan BNNP untuk memberantas dan memerangi peredaran Narkotika di Bumi Tambun Bungai ini.

Berkaca dari hal tersebut BNNP Kalteng akan berencana membangun kantor di Sampit, Kotim.

Bahkan BNNP Kalteng, beberapa waktu lalu telah memusnahkan 282,56 gram Narkotika jenis sabu.

Hasil pengungkapan dari 5 tersangka, 4 diantaranya merupakan kurir sekaligus pengedar dan 1 orang merupakan penadah dan pengedar.

Baca juga: NEWS VIDEO, BNNP Kalteng Musnahkan Barang Bukti Sabu Seberat 282,56 Gram 

Baca juga: BNNP Kalteng Musnahkan 250 gram Barang Bukti Sabu Jaringan Pontianak dan Banjarmasin

Hal itu diungkapkan Kepala BNNP Kalteng, Brigjen Pol Sumirat Dwiyanto.

“Setelah beberapa kali kasus yang terjadi di wilayah Kotim, kami pun telah berkoordinasi dengan Bupati serta jajaran penegak hukum guna mengungkap kasus peredaran gelap Narkotika,” terangnya pada Tribunkalteng.com, Rabu (20/4/2022) siang.

Kepala BNNP Kalteng berharap, dapat didirikannya BNNK di Kotim.

“Dengan adanya BNNK, sehingga dapat memberantas para pelaku peredaran Narkotika di wilayah Kotim,” ujar Sumirat.

Tak hanya itu, adanya BNNK dapat mengatasi beberapa masalah utama terkait Narkotika.

Baca juga: Pemeriksaan Bebas Narkoba Bakal Calon Bupati Kotim Dilakukan BNNP Kalteng

“Peredaran Narkotika dapat dengan cepat diantisipasi. Bahkan aktivitas lainnya seperti, pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran narkotika di wilayah tersebut,” terangnya.

Selain itu, wilayah-wilayah perbatasan pun menjadi titik fokus BNNP Kalteng.

“Wilayah perbatasan seperti Lamandau, Murung Raya, Kapuas, Sukamara, dan Barito Timur akan menjadi perhatian BNNP Kalteng,” ujar Brigadir Jenderal Polisi tersebut.

Ia menambahkan, karena daerah perbatasan menjadi daerah rawan perlintasan masuknya Nakotika ke wilayah Kalimantan Tengah. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved