Breaking News:

Berita Palangkaraya

BNNP Kalteng Musnahkan 250 gram Barang Bukti Sabu Jaringan Pontianak dan Banjarmasin

Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Tengah (BNNP), Jumat (8/10/2021) melakukan pemusnahan barang bukti Narkotika sebanyak 250 gram

Penulis: Yonathan | Editor: Fathurahman
yonathan/tribunkalteng.com
Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah,  Jumat (8/10/2021) melakukan pemusnahan barang bukti Narkotika sebanyak 250 gram Jaringan Banjarmasin dan Pontianak. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah,  Jumat (8/10/2021) melakukan pemusnahan barang bukti Narkotika sebanyak 250 gram Jaringan Banjarmasin dan Pontianak.

Barang  bukti sabu yang dimusnahkan milik jaringan Banjarmasin - Pontianak  dengan tersangka SR alias Otong dan kawanannya.  Selain itu juga ditangkap tersangka S dan kawanannya.

Pemusnahan barang bukti sabu sebanyak 250 gram tersebut dilaksanakan pada pukul 13.00 WIB di Kantor BNNP kalteng di Jalan Tangkasiang Palangkaraya.

Hadir saat pemusnahan dari perwakilan dari Kejaksaan Tinggi, Ketua Pengadilan Tinggi yang diwakili Kepala Lembaga Pemasyaratan (Lapas) Kasongan dan perwakilan Balai POM Palangkaraya.

Baca juga: BNNP Kalimantan Tengah dan RS Jiwa Kalawa Atei Teken Kerja Sama Rehabilitasi Pecandu Narkoba

Baca juga: Kaltengpedia: Profil Kantor BNNP Kalimantan Tengah

Baca juga: Dua Pengedar Sabu di Kapuas dan Kotim Kalteng Dibekuk, Polisi Amankan Barbuk Sabu 364,88 Gram

Juga hadir Kepala Lapas kelas II Palangkaraya, Kepala BNN Kota Palangkaraya serta Wartawan yang meliput pemusnahan.

Kepala Bidang Pemberantasan Narkoba BNNP Kalteng Kombes Pol Agustiyanto menyebutkan barang bukti Narkotika  jenis sabu yang dimusnahkan berjumlah 250 gram.

"Tersangkanya terdiri dari jaringan Banjarmasin yang mengedarkan 50 gram sabu dan jaringan Pontianak sebanyak 200 gram sabu,"ujarnya.

Dikatakan dia,  sindikat pengedar dari Banjarmasin yang ditangkap bernama Otong berang bukti 50 gram. Sedangnkan BP jaringan dari Pontianak barang bukti yang diamankan sebanyak 200 gram.

Penangkapan jaringan ini dibantu sejmumlah Kepala Lapas yang ada di Kalimantan Tengah.

"Kami dari BNNP dibantu sejumlah Klapas bersinergi dalam menangkap para pelaku,"ujarnya.

Mereka yakni, Kepala Lapas Kasongan dan Palangkaraya atas kerjasamanya berhasil disita telepon seluar milik pelaku.

"HP yang dipakai tersangka untuk alat komunikasi jaringan peredaran narkoba berhasil diamankan.Ini tentunya atas kerjasama yang baik diantara BNNP dan Lapas,"tutupnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved