Demo Mahasiswa 11 April

400 Personel Gabungan TNI dan Polri Diturunkan, Amankan Aksi Demo Mahasiswa di Gedung DPRD Kalteng

Aksi Aliansi Mahasiswa Cipayung Plus Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) lakukan aksi damai di gedung DPRD Kalteng.

Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
Tribunkalteng.com/Pangkan Bangel
Personel gabungan Polri dan TNI, kawal Ketua DPRD Kalteng saat bertemu mahasiswa BEM SI di depan Gedung DPRD Kalteng, Senin (11/4/2022) 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Aksi damai Cipayung Plus Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) yang dilakukan di Gedung DPRD Kalteng mendapat pengawalan ketat petugas.

Tepatnya di Jalan S Parman, Langkai, Pahandut, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Kapolresta Palangkaraya Kombes Pol Budi Santosa mengungkapkan Polresta Palangkaraya sebanyak 90 personel sedangkan jumlah keseluruhan  400 personel untuk pengamanan aksi di Gedung DPRD Kalteng.

“Dalam pengamanan aksi, personel gabungan yang diturunkan sejumlah 400 personel,” terangnya, Senin (11/4/2022).

Baca juga: Demo Diwarnai Bakar Ban & Blokade Jalan, Tuntut Harga Migor Turun, Kalteng Penghasil Sawit Terbesar

Baca juga: Demo Mahasiswa dari Berbagai Universitas di Palangkaraya Sampaikan Orasi Depan Kantor DPRD Kalteng

Baca juga: Breaking News, Demo Mahasiswa di Depan Kantor DPRD Kalteng, Polresta Palangkaraya Atur Lalu litas

“Personel gabungan yang diturunkan terdiri dari, Polresta Palangkaraya 90 personel, Ditlantas Polda Kalteng 10 personel, dan Ditreskrimum 17 presonel,” jelasnya.

Ia melanjutkan, Satuan Brimob 96 personel, Ditsamapta 117 personel, dan Ditintelkam 10 personel.

Selain itu, dalam pengamanan melibatkan TNI, antara lain Kodim 1016/Palangka Raya 30 orang dan Yonif R 631 Antang 30 orang.

Dalam aksinya, BEM SI menuntut 3 permintaan untuk disampaikan pada pemerintah pusat.

“Para mahasiswa mengajukan 3 tuntutan dalam aksinya, yakni mengenai kelangkaan minyak goreng, kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), dan protes Presiden RI 3 periode,” jelas Kombes Pol Budi Santosa.

Aksi damai berjalan lancar dan aman, serta personel gabungan pun telah melaksanakan tugasnya dengan baik.

Seluruh mahasiswa yang melakukan aksi, akhirnya dapat bertemu dengan Ketua DPRD Kalteng, Wiyatno.

Usai menyampaikan pendapat, seluruh mahasiswa membubarkan diri dengan tertib menuju gedung KONI Kalteng. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved