Ramadhan 2022
Bagaimana Puasa Ibu Hamil atau Menyusui? Pada Dasarnya Boleh, Tetapi Ada Syarat dari Dokter Ini
Bisakah ibu hamil atau ibu menyusui ikut puasa Ramadhan 2022? Bagaimana dari sisi kesehatannya?
Caranya adalah dengan mengonsumsi makanan lebih banyak untuk asupan ibu dan bayinya.
Perlu diketahui bahwa kebutuhan kalori ibu hamil jauh lebih banyak dibanding dengan orang yang tidak hamil.
Jika orang biasa memerlukan 1.500 kalori per hari, maka ibu hamil membutuhkan 2.200-2.300 kalori.
Lain lagi dengan ibu menyusui yang justru lebih banyak hingga mencapai 2.300-2.600 kalori per hari.
Khususnya pada masa ASI eksklusif selama enam bulan yang juga merupakan masa penyembuhan bagi ibu untuk mengembalikan stamina agar menjadi bugar kembali setelah persalinan.
Pun dengan bayi yang sangat membutuhkan produksi ASI yang banyak karena belum mendapatkan asupan dari makanan pendamping.
Untuk itu, kalori ibu yang sedang menyusui harus terpenuhi, jika tidak maka akan menimbulkan gejala-gejala pada bayi di antaranya adalah kekurangan kalori sehingga anak menjadi lemas, kekurangan Vitamin D sehingga pertumbuhan tulang menjadi terganggu serta kekurangan zat besi sehingga tumbuh kembang dan perkembangan otak anak menjadi terhambat.
"Mempertimbangkan hal tersebut, sebaiknya ibu yang sedang menyusui tidak melakukan puasa kecuali sudah melebihi enam bulan ASI eksklusif di mana anak sudah diberikan makanan pendamping ASI. ASI tetap diberikan ditambah makanan lain sehingga anak masih bisa mendapatkan asupan," imbuh dokter Irfan. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Berpuasa Bagi Ibu Hamil atau Menyusui