Nasib 133 Penumpang Pesawat China Eastern Airlines Tidak Diketahui, Dikabarkan Jatuh ke Pegunungan

Nasib 133 orang tidak diketahui setelah pesawat China Eastern Airlines yang mereka tumpangi dikabarkan jatuh di pegunungan di China Selatan

Editor: Dwi Sudarlan
ilmuterbang.com
Ilustrasi pesawat jatuh. 

TRIBUNKALTENG.COM - Nasib 133 orang tidak diketahui setelah pesawat China Eastern Airlines yang mereka tumpangi dikabarkan jatuh di pegunungan di China Selatan, Senin (21/3/2022).

Disebutkan, pesawat China Eastern Airlines itu sedang dalam perjalanan dari Kota Kunming ke Guangzhou.

Pesawat China Eastern Airlines yang terlibat dalam kecelakaan berjenis Boeing 737.

Sementara ini, jumlah korban belum diketahui, namun dikabarkan setidaknya ada 133 orang dalam pesawat China Estern Airlines tersebut.

Baca juga: Pesawat Susi Air Buka Rute Penerbangan Banjarmasin-Tumbang Samba Mulai Senin 7 Maret 2022

Baca juga: Pesawat Aeromodelling Buatan Marbot Masjid Ini Diminati Wali Kota Palangkaraya

Baca juga: Penghapusan Syarat Swab Naik Pesawat Disambut Baik Penumpang Bandara Tjilik Riwut

Menurut pantauan Flightradar24, tidak ada kabar mengenai penyebab jatuhnya pesawat 737-800 berusia 6 tahun tersebut.

Penerbangan China Eastern Airlines dari Kunming ke Guangzhou berangkat pada pukul 13.11 (0511 GMT), menurut data FlightRadar24.

Pelacakan penerbangan berakhir pada 14.22 (0622 GMT) di ketinggian 3.225 kaki dengan kecepatan 376 knot.

Seharusnya pesawat itu mendarat pada pukul 15.05.

Ilustrasi pesawat China Southern Airlines.
Ilustrasi pesawat China Eastern Airlines. (Business Journals)

Departemen Manajemen Darurat Guangxi mengatakan dalam sebuah pernyataan: "Sebuah pesawat penumpang Boeing 737 yang membawa 132 orang dari China Eastern Airlines jatuh di Kabupaten Teng, Wuzhou, Guangxi, dan menyebabkan kebakaran gunung.

"Saat ini, tim penyelamat telah berkumpul dan mendekat, dan korban tidak diketahui."

Gambar yang dibagikan di Twitter diklaim sebagai potongan besar badan pesawat yang ditemukan di daerah tersebut oleh penduduk setempat.

Jaringan Keamanan Penerbangan mentweet: "Kami mengikuti beberapa laporan yang belum dikonfirmasi tentang kemungkinan kecelakaan yang melibatkan penerbangan China Eastern Airlines #MU5735 dengan Boeing 737-89P (B-1791) dalam perjalanan dari Kunming ke Guanghzou, China."

Menanggapi tragedi itu, China Eastern Airlines mengubah situs webnya menjadi hitam dan putih untuk menghormati mereka yang ada di dalamnya.

Data penerbangan yang diklaim berasal dari penerbangan menunjukkan pesawat, yang berusia enam tahun, jatuh ribuan kaki ke tanah hanya dalam beberapa menit, memberi kru sedikit waktu untuk bereaksi terhadap apa pun masalahnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved