Nekat Kejar Bebek Lepasan dari Upacara Adat di Sungai, Pria Ini Langsung Hilang Diseret Buaya

Buaya terkam manusia kembali terjadi, kali ini dialami seorang remaja Faisal (18) saat mengejar bebek yang dilepas dalam upacara adat, di sungai

Editor: Dwi Sudarlan
Basarnas Kendari
Tim gabungan melakukan pencarian Faisal yang diterkam buaya di Parigi, Muna, Sultra, Senin (28/2/2022) malam. 

TRIBUNKALTENG.COM, MUNA - Buaya terkam manusia kembali terjadi, kali ini dialami seorang remaja Faisal (18) saat mengejar bebek yang dilepas dalam upacara adat, di sungai.

Buaya menerkam Faisal di muara Sungai Desa Labulubulu, Kecamatan Parigi, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra). 

Sudah sehari, keberadaan Faisal belum diketahui setelah diterkam lalu diseret buaya ke dalam sungai.

Hingga Selasa (1/3/2022), tim pencari masih menyisir kawasan sungai tersebut untuk menemukan Faisal.

Baca juga: Buaya di Jalan Tjilik Riwut Km 43 Tangkiling, Palangkaraya, BKSDA: Stop Buang Bangkai Ayam ke Sungai

Baca juga: Ini Video Detik-detik Warga Kaltara Diterkam Buaya Saat Cuci Kaki, Temannya Asyik Bikin Konten

Baca juga: Keganasan Buaya 700 Kilogram Ditaklukkan 14 Orang Usai Serang Warga, Diangkut Pakai Speedboat

Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan atau KPP Kendari,  Wahyudi, mengungkapkan sebelum kejadian, korban berada di pinggir sungai untuk menyaksikan upacara adat Bali, Melasti.

Faisal, warga Desa Labulubulu, Kecamatan Parigi, tersebut saat salah satu bebek yang dilepas dari upacara adat itu berenang di sungai.

Dia pun langsung melompat ke sungai dan berenang untuk mengambil bebek tersebut.

Warga yang melihat tindakan Faisal sempat berteriak memperingatkan.

Ilustrasi buaya yang sedang mencari mangsa. Lagi-lagi buaya terkam manusia terjadi, kali ini di Parigi, Sulawesi Utara.
Ilustrasi buaya yang sedang mencari mangsa. Lagi-lagi buaya terkam manusia terjadi, kali ini di Parigi, Sulawesi Utara. (Mashable via Tribunnews)


 
Namun, peringatan tersebut tidak didengar oleh korban.

Faisal tetap berenang dan tiba-tiba diterkam buaya lalu menyeretnya ke dalam sungai.

"Setelah mendapat laporan kejadian tersebut, Tim Rescue Unit Siaga SAR Muna diberangkatkan ke lokasi kejadian yang berjarak sekira 60 kilometer," kata Wahyudi. 

Saat dihubungi, Kepala Kantor SAR Kendari, Aris Sofingi juag menbenarkan terjadinya peristiwa tersebut.

Dia mengungkapkan peristiwa diterkam buaya itu terjadi saat Faisal berada di Upacara Adat Melasti.

Saat itu, Faisa melihat bebek dilepas ke sungai. Faisal berinisiatif berenang mengambil bebek tersebut.

Aris menyebutkan, pencarian korban dilakukan dengan menyusuri sungai di Desa Labulubulu sejak Senin sore hingga Selasa hari ini.

Namun hingga kini, keberadaan Faisal belum ditemukan. (*)

 

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Faisal Warga Parigi Diterkam Buaya, Hingga Pagi Ini Belum Ditemukan, .

Sumber: Tribun sultra
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved