Berita Palangkaraya
Direktur Doris Sylvanus Positif Covid-19 & 50 Nakes Lakukan Isoman, Pelayanan RS Tak Terpengaruh
Sebanyak 50 nakes dan Direktur RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya Yayu Indriati, yang terkonfirmasi Covid-19 saat ini melakukan isoman mandiri
Penulis: Lidia Wati | Editor: Sri Mariati
TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Penularan Covid-19 ke tenaga kesehatan (nakes) terus bertambah, bahkan Direktur RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya Yayu Indriati tak luput tertular virus asal Wuhan Cina ini.
Sebanyak 50 nakes dan Direktur RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya Yayu Indriati, yang terkonfirmasi Covid-19 saat ini melakukan isoman mandiri (isoman).
Hal itu dibenarkan oleh Ida Wahyuni Kepala Bidang (Kabid) RSUD Doris Sylvanus, Palangkaraya, Kalteng, Sabtu (19/2/2022) kepada Tribunkalteng.com.
Direktur Yayu Indriati sudah melakukan isoman 4 hari dengan SOP yang ada dan besok akan kembali dicek kesehatannya kembali.
"Saat ini saya tidak di tempat (RSUD Doris Sylvanus), perkembangannya tidak mengetahui detail," jelas Newi Wati.
Baca juga: Longgarnya Penerapan Protokol Kesehatan Sebabkan Lonjakan Kasus Covid-19 Semakin Tinggi di Kalteng
Adanya nakes yang terpapar Covid-19 melonjak, pihaknya melakukan upaya sterilisasi di seluruh ruangan, meminimalisasi penyebaran.
“Sampai saat ini belum diketahui tracing nakes terpapar awal mula merebaknya virus dari Wuhan, di kalangan rumah sakit,” terangnya.
Ia juga mengatakan, jika saat ini pelayanan RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya prima melayani pasien, tak ada pengaruh dampak puluhan nakes terkonfirmasi positif Covid-19.
Ida Wahyuni menyebut, adanya terkonfirmasi positif Covid-19 bukan klaster dari lingkungan rumah sakit.
Serta tidak mempengaruhi pelayanan RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya karena posisi nakes yang terpapar masih bisa diganti dengan nakes lain.
Baca juga: Terkonfirmasi Positif Covid-19, 20 Nakes RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya Jalani Isolasi Mandiri
Baca juga: 5 Nakes RSUD Palangkaraya Terkonfirmasi Positif Covid-19, Transmisi Lokal Keluarga dan Teman
Mengatasi penularan lebih lanjut di kalangan nakes, pihaknya memberikan pemberitahuan internal agar melakukan prokes lebih ketat.
Para nakes diketahui rata-rata menderita gejala ringan seperti demam, batuk, pusing dan sakit tenggorokan.
Sementara itu Newi Wati mengatakan, sejak Maret 2020 sampai 16 Februari 2022 sudah 469 nakes terpapar Covid-19.
"Para nakes RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya diimbau untuk melaksanakan prokes lebih ketat agar terhindar dari virus Covid-19," tutupnya. (*).