Berita Kotawaringin Timur
Satreskrim Polres Kotim Temukan Fakta Baru Meninggalnya Hotma Hutauruk, Diduga Korban Pembunuhan
Hasil olah TKP dilakukan anggota Satreskrim Polres Kotim dugaan sementara meninggalnya Hotma Hutauruk ASN RSUD dr Murjani Sampit korban pembunuhan
Penulis: Pangkan B | Editor: Sri Mariati
TRIBUNKALTENG.COM, KOTAWARINGIN TIMUR - Polres Kotawaringin Timur (Kotim), masih menyelidiki penyebab kematian Pegawai Negeri Sipil yang bekerja di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit.
Pasalnya wanita bernama Hotma Hutauruk (52), ditemukan oleh dua orang yang sedang melintas di Jalan Pelita.
Namun Hotma sudah dalam kondisi tak bernyawa dan membusuk, pada parit yang penuh semak dan rumput liar.
Berlokasi di Jalan Pelita Barat, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.
Olah tempat kejadian perkara (TKP) pun dilakukan pihak kepolisian, guna mengungkap kasus tersebut.
Kasat Reskrim Polres Kotim, AKP I Gede Putra Atmaja mengatakan, tim Satreskrim sedang mengumpulkan informasi dan melakukan olah TKP, Kamis (17/2/2022).
Baca juga: Kapolres Sebut Tak Ada Barang Hilang Dalam Kasus Pembunuhan Pemilik Toko di Kapuas
“Berdasarkan keterangan keponakan korban, Hotma keluar rumah pukul 21.00 WIB. Saat itu cuaca hujan gerimis, ia menggunakan sepeda motornya,” jelasnya kepada Tribunkalteng.com.
Kasat Reskrim Polres Kotim menambahkan, keponakannya pun mencoba mengubungi korban namun tak ada jawaban.
Bahkan ia meminta bantuan tetangga untuk menghubungi korban.
“Terdapat luka pada bagian kepala korban berdasarkan hasil autopsi dari pihak Dokter,” ujar AKP I Gede Agus.
Ia menambahkan, korban diduga meninggal akibat pembunuhan melihat hasil autopsi tersebut.
Di sisi lain, motor yang digunakan korban pun berhasil ditemukan oleh petugas tidak jauh dari kediaman korban.
AKP I Gede Agus mengatakan, terdapat banyak kejanggalan dari kasus tersebut. Saat ini petugas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Baca juga: Pelaku Pembunuhan di Warung Bakso Katingan Tengah Tertangkap Ternyata Pelakunya Ponakan Korban
“Kami masih mencoba menyelidiki kasus tersebut, serta mengumpulkan alat bukti dan fakta yang bisa didapatkan di lapangan,” tutup AKP I Gede Agus Putra Atmaja.
Sebelumnya, Kepala Ruangan Isolasi RSUD dr Murjani Sampit, Asih melalui Perawat, Siska Mariyani mengatakan, korban tidak jadi dipulangkan ke Medan.
“Korban akan dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Jalan Jenderal Sudirman Km 6, Sampit,” jelasnya kepada Tribunkalteng.com, Selasa (15/2/2022).
Jenazah Hotma awalnya akan dipulangkan ke kampung halamannya di Medan, namun hal tersebut tidak jadi.
“Sebelum jenazah diantarkan ke TPU, seluruh pegawai diminta berkumpul di Halaman Cempaka pukul 14.00 WIB,” ujar Siska.
Siska menambahkan bahwa, seluruh pegawai diminta untuk memberikan penghormatan terakhir.
Hal tersebut dilakukan karena Hotma merupakan salah satu pegawai di RSUD dr Murjani Sampit.
Baca juga: Tiga Tersangka Peragakan 29 Adegan Rekonstruksi Pembunuhan di Gang Serumpun Banjarmasin
“Usai penghormatan terakhir, jenazah Hotma pun diantarkan ke TPU,” kata Siska.
Jenazah diantar ke TPU mengunakan ambulan dari Tim Relawan Emergency Response Palangkaraya.
Ketua Tim Relawan Emergency Response Palangkaraya, Jean Steve Austen membenarkan hal tersebut.
“Kami hanya diminta untuk mengantarkan jenazah korban ke tempat peristirahatan terakhir saja. Kami tidak ikut mengurus korban,” ujarnya. (*)