Berita Bartim

Lebih Dari 50 Pengendara yang Melintas di Pos Penyekatan Barito Timur Diminta Putar Balik

Kapolres Bartim, AKBP Affandi Eka Putra mengatakan, pos penyekatan di perbatasan Kalteng dengan Kalsel ini sudah diaktifkan lagi sejak 4 hari lalu

Penulis: Pangkan B | Editor: Dwi Sudarlan
Satlantas Polres Bartim untuk Tribun Kalteng
Petugas gabungan di pos penyekatan Bartim, Kapolres AKBP Affandi Eka Putra mengatakan sudah sekira 50 kendaraan harus putar balik saat hendak melintasi pos ini, Minggu (13/2/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, TAMIANGLAYANG - Februari 2022 sudah memasuki hari ke-13, kasus terkonfirmasi Positif Covid-19 terus bertambah.

Data dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah, pada Sabtu (12/2/2022) terkonfirmasi sebanyak 235 kasus baru.

Berbagai upaya untuk menekan laju penyebaran kasus Positif Covid-19 terus dilakukan.

Salah satunya mengaktifkan lagi penyekatan di kawasan perbatasan Kalteng dengan provinsi lain.

Seperti pos penyekatan di Barito Timur (Bartim).

Baca juga: Penyekatan di Pasar Panas Bartim, Belum Vaksin, Antigen atau PCR Pengendara Putar Balik Arah

Baca juga: Bayi 6 Bulan Terpapar Covid-19 di Palangkaraya Dirawat di RSUD Doris Sylvanus

Baca juga: Tips Dokter Zaidul Akbar Atasi Gejala Omicron Covid-19, Khasiat Pengobatan Ala Rasulullah SAW

Pos dijaga oleh tim gabungan yang terdiri atas petugas Polres Bartim, TNI, Brimob, Dinas Perhubungan Bartim, dan Satgas Covid-19 Bartim.

Kapolres Bartim, AKBP Affandi Eka Putra mengatakan, pos penyekatan di perbatasan Kalteng dengan Kalsel ini sudah diaktifkan lagi sejak 4 hari lalu. 

“Petugas sudah meminta putar balik sekira 50-an kendaraan yang hendak melintas dari Kalteng-Kalsel, maupun sebaliknya,” ungkapnya kepada Tribunkalteng.com, Minggu (13/2/2022).

Tim gabungan tidak asal menyuruh putar balik para pengendara yang hendak melintas di perbatasan.

“Pengendara roda 2, roda 4, atau lebih, apabila belum divaksin atau hasil Swab Antigennya positif akan langsung diminta untuk putar balik,” kata AKBP Affandi Eka Putra

Saat hendak melintas di perbatasan, para pengendara akan diperiksa sebelum diizinkan melintas.

“Yang akan diperiksa oleh petugas di perbatasan adalah suhu badan, kartu vaksinasi, dan hasil swab antigen atau PCR bagi pengendara yg masuk ke wilayah Kabupaten Bartim, Kalimantan Tengah,” ungkap AKBP Affandi Eka.

Pengendara yang diminta untuk putar balik yakni tidak melakukan swab Antigen, terkonfirmasi Positif Covid-19, dan belum divaksin.

Penyekatan akan terus dilakukan hingga kasus terkonformasi Positif Covid-19 di Kalteng kembali melandai. (*)

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved