Berita Bartim

Penyekatan di Pasar Panas Bartim, Belum Vaksin, Antigen atau PCR Pengendara Putar Balik Arah

Kepolisian Resor Barito Timur (Polres Bartim) kembali aktifkan pos penyekatan Perbatasan Kalteng-Kalsel, Pasar Panas, Kecamatan Benua Lima

Penulis: Pangkan B | Editor: Sri Mariati
Polres Bartim untuk Tribunkalteng.com
Petugas Tim Gabungan melakukan penyekatan jalur darat keluar masuk di perbatasan Kalteng-Kalsel, Rabu (9/2/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, BARITO TIMUR – Seiring meningkatnya kasus Covid-19 di Kalimatan Tengah, Kepolisian Resor Barito Timur (Polres Bartim) kembali aktifkan pos penyekatan.

Bahkan menurut data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah, Rabu (9/2/2022) jumlah positif Covid-19 bertambah sebanyak 122 kasus.

Hal ini tersebut pun menjadi fokus utama pemerintah pusat maupun daerah, maka dari itu pos penyekatan pun diaktifkan kembali.

Kapolres Bartim, AKBP Affandi Eka Putra melalui Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Bartim, AKP Irfan Mochammad mengatakan, hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Baca juga: Emi Abriyani: Sekolah Dilockdown Selama Seminggu Apabila Ada yang Terpapar Covid-19

“Salah satunya pencegahan Covid-19 varian Omicron yang sudah masuk ke Kalteng, terlebih Kabupaten Barito Timur merupakan salah satu jalur masuk melalui perjalanan darat ke Kalteng,” tuturnya kepada Tribunkalteng.com, Rabu (9/2/2022).

Lokasi penyekatan berada di Perbatasan Kalteng-Kalsel, Pasar Panas, Kecamatan Benua Lima, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah.

Pada pos penyekatan terdapat Tim Gabungan yang bertugas menjaga aktivitas keluar masuk pengendara dari Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

Selain itu, Bartim juga menjadi jalur masuk darat dari Kalimantan Timur selain Puruk Cahu.

Baca juga: 109 Kasus Lonjakan Covid-19 di Kota Cantik, Rerata Sehari 10 Orang Positif Transmisi Lokal

Tim gabungan terdiri dari TNI, Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Dinas Perhubungan Bartim.

“Petugas akan memeriksa identitas dan kartu vaksinasi Covid-19 para pengendara yang hendak melintasi perbatasan,” ujar Kasatlantas.

Tim Gabungan memastikan bahwa masyarakat yang masuk ke wilayah Kabupaten Barito Timur, sudah mendapatkan vaksin dengan bukti memiliki kartu vaksin.

“Pengendara roda 2 dan 4 yang memasuki wilayah Kalteng wajib sudah divaksin, jika belum vaksin maka petugas akan meminta pengendara putar balik arah kembali ke daerah asal untuk divaksin terlebih dahulu," tegas AKP Irfan.

Baca juga: Kalteng 24 Kasus di Posisi 26, Kalsel Masuk 10 Besar, Data Terbaru Sebaran Kasus Positif Covid-19

Selain vaksin, warga juga harus menunjukkan surat hasil tes Swab Antigen atau PCR jika hendak keluar masuk Kalteng-Kalsel.

AKP Irfan meminta, warga senantiasa mematuhi protokol kesehatan dan mengurangi bepergian keluar Kalteng.

Adapun pos penyekatan beroperasi selama 24 jam dengan pergantian personel yang berjaga. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved