Breaking News:

Berita Palangkaraya

Wakil Ketua DPRD Palangkaraya Minta Pemko Jangan Lalai Awasi Izin Edar dan Penjualan Miras

Wakil Ketua I DPRD Palangkaraya Wahid Yusuf, meminta Pemko Palangkaraya tidak lalai dan tega mengawasi dan mengecek izin edar miras di Kota Cantik

Penulis: Muhammad Lamsi | Editor: Sri Mariati
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Anggota Satpol PP bersama barang bukti berupa minuman keras berbagai merek. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Wakil Ketua I DPRD Palangkaraya Wahid Yusuf, meminta Pemerintah Kota (Pemko) Palangkaraya untuk tidak lalai dan tegas, mengawasi dan mengecek izin edar minuman keras (miras).

Hal itu bukan tanpa alasan, sebab beberapa kejadian yang terjadi di THM di Kota Palangkaraya, mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Saya mengimbau kepada pemko melalui instansi teknisnya jangan lalai dalam mengawasi serta melakukan pengecekan izin edar dan penjualan miras di kota ini,” tegasnya, Selasa (12/1/2022).

“Atas dasar untuk mencegah terulang kembali gangguan kamtibmas seperti yang telah lalu, karena mengonsumsi miras,” ungkap Wahid Yusuf.

Baca juga: Ketua Komisi Bidang Pendidikan DPRD Kota Palangkaraya Minta Prokes Ketat Saat PTM Dilaksanakan

Selain itu, menurutnya, melakukan pengecekan masa berlaku izin edar dan izin penjualan miras pada para penjual yang ada di Kota Palangkaraya. Apakah izin tersebut sesuai dengan produk yang dijualnya.

"Misalnya salah satu pelaku usaha hanya memiliki izin penjualan miras golongan A dan B saja, namun saat razia ditemukan barang bukti menjual golongan C juga," tambah Politikus Partai Golkar tersebut.

Beber Wahid Yusuf, jika saat razia terdapat penjual yang seperti disebutkan di atas perlu adanya tindakan yang tegas dari Pemko melalui dinas terkait.

"Karena izin tersebut sudah tidak sesuai dengan barang yang dijual, agar tidak lalai dalam pengawasan izin edar miras," jelasnya.

Baca juga: Anggota Komisi C DPRD Palangkaraya Tinjau SDN 14 Palangka Ambruk, Segera Diskusi Mengenai Anggaran

Ia juga mendorong agar pemko melalui instansi terkait bisa lebih sering mengadakan kegiatan razia ke tempat yang menjual miras.

“Razia miras saya lihat sudah mulai jarang, dan harapannya agar pemko bisa lebih aktif dalam mengadakan razia miras, demi pengawasan edar dan penjualan miras yang lebih tertata,” tutup Wahid Yusuf.

Sebelumya satu diantara THM di Kota Palangkaraya ditutup sementara oleh Satgas Covid-19 dan Satpol PP Kota Palangkaraya, Sabtu (8/1/2022) yang lalu.

Baca juga: DPRD Palangkaraya Dorong Pemko Cetak Kualitas SDM Andal di Sektor Pendidikan

Kabid Penegakan Perda Satpol PP Kota Palangkaraya Djoko Wibowo, bersama dengan Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Palangkaraya Emi Abriyani, mengatakan selama ini sudah 4 kali pelanggaran yang terjadi di THM tersebut

"Selama ini sudah 4 kali pelanggaran dari THM ini dan kami telah melakukan peneguran baik secara lisan, tertulis, denda dan sekarang penutupan sementara," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved