Breaking News:

Berita Palangkaraya

Ketua Komisi Bidang Pendidikan DPRD Kota Palangkaraya Minta Prokes Ketat Saat PTM Dilaksanakan

Ketua Komisi C Bidang Pendidikan DPRD Kota Palangkaraya Beta Syailendra, meminta pelaksanaan pembelajaran tatap muka harus dengan prokes ketat.

Penulis: Muhammad Lamsi | Editor: Fathurahman
Tribunkalteng.com/ Muhammad Lamsi
Ketua Komisi C DPRD Kota Palangkaraya Beta Syailendra Saat diwawancarai pihak media dalam acara launching call centre 112 oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palangkaraya, Kamis (30/12/2021). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Ketua Komisi C Bidang Pendidikan DPRD Kota Palangkaraya Beta Syailendra, memberikan tanggapannya terkait rencana pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Pemerintah berencana akan menerapkan PTM di awal semester genap ini dengan alasan kondisi penyebaran Covid -19 sudah sangat menurun.

Beta Syailendra dari DPRD Kota Palangkaraya yang membidangi pendidikan menyoroti kebijakan tersebut.

Hal itu disampaikannya saat wawancara ketika menghadiri acara launching call center 112 oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palangkaraya, Kamis (30/12/2021) lalu.

Baca juga: Pelaku Pembunuhan di Warung Bakso Katingan Tengah Tertangkap Ternyata Pelakunya Ponakan Korban

Baca juga: Pegang Kawat Pengaman Tiang Listrik, Bocah Pengunjung Wahana Rekreasi Sampit Meninggal Tersetrum

Baca juga: Kisah Singkat Legenda ‘Batu Banama’ Bukit Tangkiling Kota Palangkaraya

Ia menyampaikan terkait rencana penerapan PTM  seruju jika semua syarat untuk melakukan PTM terpenuhi.

"Kalau semua persyaratan melakukan PTM  terpenuhi, kenapa enggak," ucap Beta Syailendra kader Partai Amanat Nasional Kota Palangkaraya ini.

Beta Syailendra  juga menyampaikan yang perlu menjadi perhatian adalah bagaimana PTM ini dilakukan dengan prokes sesuai peraturan yang berlaku.

"Tentunya yang menjadi perhatian adalah prokes selama disekolah dan pengawasan dari satgas internal sekolah itu," jelasnya.

Sebelumnya, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Anwar Makarim, menginginkan  pelajar sekolah bisa kembali merasakan kegiatan bersekolah sebagaimana mestinya.

Hal itu disampaikannya pada saat siaran pers pada Kamis (23/12/2021), ia menyampaikan alasan kembali diterapkannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) karena situasi pandemi Covid-19 dinilai sudah terkendali.

Dari berbagai riset menunjukkan bahwa pandemi menimbulkan kehilangan pembelajaran (learning loss) yang signifikan. 

"Anak-anak berhak bersekolah sebagaimana mestinya. Pemulihan pembelajaran sudah sangat mendesak untuk dilakukan selagi masih bisa kita kejar,” ujarnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved