Breaking News:

Berita Palangkaraya

Vaksin Booster Dimulai 12 Januari, Ini Kelompok yang Ditanggung Biaya Vaksin oleh Pemprov Kalteng

Vaksin booster itu tanggung jawab pemprov kalteng hanya untuk peserta BPJS penerima bantuan iuran, tidak seluruh masyarakat yang digelar 12 Januari

Penulis: Muhammad Lamsi | Editor: Sri Mariati
AFP/Joel Saget
Vaksin Moderna yang dijadikan booster atau vaksin tahap ketiga tenaga kesehatan. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Pemerintah Indonesia merencanakan vaksinasi Covid-19 ketiga atau vaksin booster, kepada masyarakat Indonesia 12 Januari 2022 ini secara serenak.

Begitu juga di pemprov kalteng rencananya akan mengadakan vaksin booster untuk masyarakat.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng Suyuti Syamsul, seusai rapat terbatas dalam rangka penangan Covid-19 di Provinsi Kalteng.

Menurutnya, vaksin booster itu tanggung jawab pemprov kalteng hanya untuk peserta BPJS penerima bantuan iuran, tidak seluruh masyarakat.

"Di Kalteng ada kurang lebih 600 ribu orang termasuk bayi, jadi perkiraan saya 400 ribu orang saja yang bisa mendapatkannya dengan biaya pemerintah, nah itu yang menjadi tanggung jawab pemerintah, selebihnya itu mandiri," ucapnya.

Baca juga: Covid-19 di Kalteng, 1.500 Tenaga Kesehatan di Palangkaraya Sudah Divaksin Booster Moderna

Baca juga: Fakta-fakta Vaksin Booster Lebih Ampuh Tangkal Omicron, Berlaku 12 Januari untuk 21 Juta Orang

Suyuti Syamsul lebih dalam menjelaskan vaksin booster itu tidak dalam program pemerintah, jadi nanti apabila ada swasta yang memvaksin juga tidak masalah.

"Adapun untuk biayanya untuk melaksanakan vaksin selain yang ditanggung pemprov kalteng itu, sementara ini belum ada info, karena pemerintah pusat yang akan menentukan," tutur pria berkacamata ini.

Baca juga: Kantor Gubernur Kalteng Mendadak Jadi Tempat Bermain, Ada Anak Nangis Takut Disuntik Vaksin Covid-19

Ia juga mengimbau agar selalu mentaati protokol kesehatan yang sudah diatur oleh pemerintah agar mengurangi resiko terpapar virus Covid-19.

"Meskipun sudah divaksin tentunya menjaga prokes adalah menjadi hal yang terpenting untuk mengurangi resiko terpapar virus Covid-19," tandas Suyuti Syamsul. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved