Berita Palangkaraya

Bupati dan Wali Kota di Kalteng Diminta Segera Laksanakan Lelang Proyek

Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran, berharap proses lelang bisa secepatnya dimulai agar kickoff dapat dilaksanakan pada minggu pertama Januari 2022.

Editor: Fathurahman
Tribunkalteng.com/Pangkan Bangel
Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran, meninggalkan Aula Jayang Tingang usai acara penyerahan DIPA dan TKDD Tahun 2022 Provinsi Kalteng, Rabu (1/12/2021). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Gubernur Kalimantan Tengah H Sugianto Sabran telah menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggran (DIPA) kepada Bupati dan Wali Kota se Kalimantan Tengah, Rabu (1/12/2021).

Gubernur Sugianto Sabran meminta kepada Bupati dan Wali Kota segera mendistribusikan DIPA kepada semua pengguna anggaran, sehingga pengelolaan belanja anggaran tahun 2022 bisa segera direalisasikan dengan cepat, tepat, responsif, dan efektif.

“Kepada Bupati dan Wali Kota se-Kalimantan Tengah, saya minta seluruh dokumen DIPA Kabupaten dan Kota se-Kalimantan Tengah tahun 2022 segera diserahkan kepada Pengguna Anggaran atau Kuasa Pengguna Anggaran di masing-masing,” ujarnya.

Orang nomor satu di Kalteng ini, berharap proses lelang bisa secepatnya dimulai agar kickoff dapat dilaksanakan pada minggu pertama Januari 2022.

Baca juga: Cegah Peredaran Narkoba Humas Polresta Palangkaraya Pasang Banner di Tempat Hiburan Malam

Baca juga: Pemerintah Kota Palangkaraya Gelar Operasi Pasar, Sediakan 4.000 Paket Bapok

Baca juga: Miliki 9 Paket Diduga Sabu Seorang Juru Parkir di Kota Palangkaraya Diamankan Polisi

Diharapkan, proyek pembangunan fisik, baik di Provinsi maupun Kabupaten dan Kota dapat segera berjalan pada awal tahun untuk mendorong pemulihan perekonomian akibat pandemi COVID-19. 

"Diharapkan, triwulan pertama, perekonomian kita membaik karena sudah ada belanja dari Pemerintah Daerah Provinsi maupun Kabupaten dan Kota se-Kalimantan Tengah,” ungkap Gubernur.

Pelaksanaan pengelolaan anggaran tersebut harus terhindar dari berbagai tindak korupsi, sehingga benar-benar mendatangkan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kalteng.

“Kita mengantisipasi, kerja sama dengan APH, APIP, supaya ada tindakan-tindakan pencegahan (korupsi),” tegas Gubernur Kalteng.

Alokasi TKDD tahun 2022 untuk Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di Kalteng, berjumlah sebesar Rp 15,987 triliun lebih, terdiri dari Dana Bagi Hasil Rp 1,940 triliun, Dana Alokasi Umum Rp 9,246 triliun,.

Dana Alokasi Khusus Fisik Rp 1,590 triliun, Dana Alokasi Khusus Non Fisik Rp 1,944 triliun, Dana Insentif Daerah Rp 60,911 miliar, dan Dana Desa Rp 1,204 triliun. 

Kemudian, alokasi dana APBN melalui DIPA Kementerian/Lembaga sebesar Rp 6,93 triliun lebih. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved