Breaking News:

Berita Palangkaraya

Pengurus Nahdatul Ulama Palangkaraya Berharap Ketua PBNU Terpilih Secara Aklamasi 

Ketua Pengurus PCNU Kota Palangkaraya Ustadz Syahrun mengharapkan pemilihan Ketua PBNU nanti tidak terjadi persaingan melainkan hanya aklamasi.

Penulis: Muhammad Lamsi | Editor: Fathurahman
istimewa
Ketua PCNU Kota Palangkaraya Ustadz Syahrun. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA -  Permusyawaratan tertinggi di Nahdlatul Ulama (Muktamar NU) Pusat  akan digelar pada 23-25 Desember 2021 untuk memilih pengurus baru.

Beredar kabar ada dua nama bakal calon Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang paling muncul kepermukaan yakni K H Said Aqil Aqil Siroj dan Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya). 

Beredarnya dua nama yang akan bersaing untuk merebut kursi pimpinan tertinggi organisasi Nahdatul Ulama tersebut disikapi pengurus daerah di Palangkaraya.

Ketua Pengurus Cabang NU (PCNU) Kota Palangkaraya Ustadz Syahrun mengharapkan pemilihan Ketua PBNU nanti tidak terjadi persaingan melainkan hanya aklamasi.

Baca juga: Dua Putri Hijab 2021 Provinsi Kalteng Masuk Grand Final Tingkat Nasional di Bandung

Baca juga: Banjir Palangkaraya, Sisa Bantuan Bahan Makanan Pengungsi Banjir Diserahkan ke Warga Mendawai

Baca juga: Ketua PCNU Palangkaraya Yakin Ketua PBNU Terpilih Nantinya Pemimpin Yang Terbaik

"Mudah mudahan hanya aklamasi dengan calon ketua yang sudah disetujui oleh pihak Rois PBNU nantinya," ujarnya pada TribunKalteng.com, Minggu (28/11/2021).

ia juga mengatakan kedua nama tersebut adalah Ulama yang keilmuannya tidak diragukan lagi baik ilmu umumnya maupun agamanya.

"Kedua nama yang muncul ini merupakan ulama yang tidak bisa kita ragukan lagi kualitasnya dan keilmuannya juga sangat mumpuni untuk menjadi Ketua PBNU selanjutnya," tambahnya.

PCNU Kota Palangkaraya juga meyakini disetiap kesulitan pasti ada kemudahan, kalaupun nantinya harus memilih salah satu untuk memimpin NU kedepannya PC NU juga siap memilih.

"Kalaupun harus memilih kami juga siap walaupun ini pilihan yang sulit, tapi tidak apa-apa karena ini merupakan rahmat dari Allah SWT," jelas Ustadz Syahrun.

Siapapun nantinya yang akan terpilih baik secara aklamasi maupun secara pemilihan demokrasi maka PCNU Kota palangkaraya siap mengikuti arahannya.

Perlu diketahui Muktamar ini akan dilaksanakan lebih tepatnya di Provinsi Lampung, dengan prokes yang ketat dan persetujuan Satgas Covid-19.

Tentu ini menjadi perhatian khusus bagi warga Nadhliyin (sebutan bagi warga NU), karena Muktamar ini juga akan menentukan Ketua PBNU selanjutnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved