Breaking News:

Berita Kalteng

Banjir di Kalteng, BMKG Palangkaraya Sebut Puncak Hujan di Desember 2021 Hingga Februari 2022

Banjir di Kalteng, BMKG Palangkaraya memprediksi puncak hujan di Desember 2021 hingga Februari 2022, sehingga sangat diwaspadai akan terjadinya banjir

Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Pangkan Bangel
Banjir Kalteng, mobil dan truk yang melintas Jalan Trans Kalimantan Kawasan Tumbang Nusa terendam banjir mencapai ketinggian 80 sentimeter, Kamis (18/11/2021). 

TRINBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Banjir di Kalteng yang terjadi akibat intentitas hujan yang cukup tinggi, sudah berangsur surut disejumlah wilayah di Kalimantan Tengah.

Namun potensi terjadi banjir di Kalteng secara keseluruhanpun tetap patut diwaspadai akibat curah hujan tinggi tersebut.

Sebab berdasarkan prediksi dari BMKG Palangkaraya puncak hujan terjadi di Desember 2021 hingga Februari 2022.

“Benar untuk puncak hujan memang akan terjadi di Desember hingga Februari 2022 mendatang,” ujar Prakirawan BMKG Palangkaraya Alfandi, kepada Tribunkalteng.com, Jumat (26/11/2021).

Alfandi menjelaskan, walaupun puncak hujan berada di Desember hingga Februari 2022.

Tetapi khusus di Desember intensitas hujan justru turun, namun secara keseluruhan tetap diwaspadai selama tiga bulan itu.

Baca juga: Banjir di Kalteng, Hendak Cuci Darah, Pasutri Meninggal di Dalam Mobil Terseret Banjir di Barsel

Baca juga: Banjir di Kalteng, Air Tumbang Nusa Pulang Pisau Mulai Surut Penumpukan Kendaraan Berkurang

“Walaupun berdasarkan prediksi untuk Desember justru intensitasnya, namun secara keseluruhan puncak hujan memang di tiga bulan itu,” ungkapnya.

Menurutnya, pihaknya belum bisa merincikan durasi ataupun kategori intensitas hujan yang akan terjadi selama Desember 2021 hingga Februari 2022.

Karena BMKG pusat tentu akan merilis peringatan dini untuk seluruh wilayah di Indonesia termasuk untuk Kalimantan Tengah.

Baca juga: Banjir di Kalteng, Antrean di Tumbang Nusa, Pasokan Lambat Harga Ikan Laut di Pasar Besar Naik

“Namun untuk saat ini Kalimantan Tengah untuk status banjir masih kategori waspada,” ujar Alfandi.

Sebelumnya, Kepala BNPB Mayjen TNI Suharyanto, saat tinjauan Banjir di Kalteng mengatakan, acuan prediksi dari BMKG, untuk cuaca dan curah hujan puncak berada di akhir tahun.

“Ini menjadi acuan kita agar tetap waspada bencana banjir di seluruh wilayah Indonesia ini, termasuk di Kalimantan Tengah,” pungkas Mayjen TNI Suharyanto. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved