Capres 2021

Usai Mega, Puan dan Prabowo Ketemu, Muncul Spekulasi Capres 2024 dan Nasib Ganjar Prabowo

Pertemuan Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani dan Prabowo Subianto terjadi di sela-sela pelantikan Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Panglima TNI

Editor: Dwi Sudarlan
Instagram Puan Maharani
Foto bersama Megawati Soekarnoputri, Prabowo Subianto, Puan Maharani dalam pertemuan beberapa waktu lalu yang memunculkan spekulasi PDIP dan Gerindra bakal berkoalisi dalam Pilpres 2024 

Mesranya hubungan PDIP dan Gerindra dalam hal ini Prabowo, Mega, dan Puan, tentu menimbulkan pertanyaan, bagaimana nasib Ganjar Pranowo? Akankah masih bisa nyapres dari jalur PDIP?

Direktur Eksekutif CISA Herry Mendrofa menilai masih terlalu dini berbicara soal siapa yang bakal diusung PDIP dalam Pilpres 2024 mendatang.

"Terlalu dini menilai siapa kandidat yang akan diusung PDIP di Pilpres 2024. Sejauh ini baik Puan dan Ganjar punya peluang yang sama karna statusnya adalah kader," ujar Herry kepada Tribunnews.com, Senin (22/11/2021).

"Jika Ganjar tak dilirik PDIP maka dipastikan ada parpol yang akan usung dia misalnya Golkar. Korelasinya adalah kedekatan Presiden Jokowi dan Ganjar Pranowo serta dominannya kader Golkar dalam kabinet seperti Luhut Pandjaitan dan Airlangga Hartarto," tambahnya.

"Bisa saja komunikasi politik Jokowi-Luhut melahirkan koalisi yang didalamnya ada nama Ganjar Pranowo."

Menurut Herry, sosok Ganjar Pranowo memiliki nilai lebih dan berpotensi akan dilirik parpol-parpol lain di pilpres.

"Saya kira Ganjar sangat potensial bagi semua parpol untuk Pilpres karena memiliki relawan dan penguasaan media sosial sebagai kampanye positif dan branding menuju Pilpres 2024," ujarnya.

Sedangkan pengamat politik dari Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) Hendri Satrio memberi tanggapannya soal pinangan Partai Golkar yang membuka pintu bagi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk maju Pilpres 2024 bersama Airlangga Hartanto.

Diketahui, ajakan Golkar itu disampaikan Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Nurdin Halid jikalau Ganjar tidak mendapat tempat di PDIP.

Ditambah lagi, beredar dugaan internal PDIP terpecah antara mendukung Ganjar  Pranowo yang memiliki elektabilitas tinggi dan ada juga yang ingin mendorong Ketua DPP PDIP Puan Maharani.

Menanggapi itu, Hendri pun mewanti-wanti Ganjar untuk berhati-hati mengambil keputusan atas ajakan Golkar itu.

Ganjar Pranowo diminta perlu memikirkan secara matang soal opsi keluar dari PDIP kemudian gabung dengan Golkar.

Pasalnya, menurut Hendri, sudah ada cerita lampau beberapa kader PDIP yang keluar, kemudian  karir politiknya malah menurun.

"Mas Ganjar harus pikir baik-baik, mungkin harus dihitung benar-benar untung ruginya."

"Jangan kalau sampai keluar dari PDI Perjuangan ruginya ada di mas Ganjar, karena sudah banyak kader potensial yang keluar dari PDIP malah karir politiknya kurang moncer," ucap Hendri, dikutip dari tayangan YouTube TV One, Senin (15/11/2021).

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved