Jenderal Andika Perkasa Jalani Fit And Proper Test Calon Panglima TNI, 2 Sosok Ini Layak KSAD Baru

Jenderal Andika Perkasa segera menjalani fit and proper test di DPR sebagai calon Panglima TNI, lantas siapa KSAD baru?

Editor: Dwi Sudarlan
Kolase kompas.com
Laksamana Yudo Margono (kiri) dan Jenderal Andika Perkasa calon kuat panglima TNI menggantikan Jenderal Hadi Tjahjanto. Presiden Jokowi telah mengirim surat DPR yang menyebut Jenderal Andika Perkasa sebagai calon Panglima TNI 

TRIBUNKALTENG.COMJenderal Andika Perkasa segera menjalani fit and proper test di DPR sebagai calon Panglima TNI menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto, lantas siapa KSAD baru?

Surat Presiden terkait penunjukkan Jenderal Andika Perkasa sebagai calon Panglima TNI telah diterima Ketua DPR, Puan Maharani.

Dengan penunjukan tersebut, jabatan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) yang sebelumnya diduduki Jenderal Andika Perkasa menjadi kosong.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memasuki masa pensiun dari dunia kemiliteran pada November 2021, setelah berusia 58 tahun pada 8 November 2021.

Baca juga: Profil Diah Erwiany Istri Calon Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Viral Masker & Belum Ada Nama

Baca juga: Posisi Aprilia Manganang di TNI Usai Sah Sebagai Pria, Ini Kata KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa

Isu pergantian panglima TNI pun telah menjadi pusat pembicaraan sejak lama.

Sebelumnya ada dua nama yang digadang-gadang akan menjadi penerus kepemimpinan Hadi.

Dua orang itu adalah Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa dan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono.

Siapa sosok KSAD yang baru sepeninggal Jenderal Andi Perkasa menjabat Panglima TNI nanti?

Direktur Indonesia Intelligence Institute, Ridlwan Habib turut mengatakan sosok yang menggantikan posisi Jenderal Andika Perkasa sebagai KSAD adalah para jenderal bintang 3 angkatan 1986 hingga 1987.

Ridlwan Habib menyebut dua sosok yang dinilai memenuhi syarat yakni Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI Letjen TNI Joni Supriyanto dan Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Letjen TNI Muhammad Herindra.

Alasan Ridlwan Habib menyarankan dua nama tersebut, yakni karena mereka dinilai masih memiliki masa jabatan yang panjang sehingga melampaui Pemilu 2024 nanti. 

"Diharapkan nanti tahun depan tahun 2022 kita juga mempunyai kepala staf angkatan darat yang masa jabatannya panjang melampaui Pilpres, Pilpres nya 2024. Jadi kemungkinannya ya antara angkatan 1986, Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) 86 atau 87."

"Ada beberapa nama, misalnya Akabri 86 itu Kabais Letjen Joni. Ada juga 87 itu ada Wamenhan Pak Herindra," terang Ridlwan Habib dikutip dari Kompas TV, Rabu (3/11/2021).

Penunjukan Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai calon Panglima TNI

Hetty Perkasa mendampingi sang suami Jenderal TNI Andika Perkasa yang diajukan Presiden Jokowi ke DPR sebagai calon tunggal Panglima TNI menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto. Hetty pernah viral karena masker yang dipakainya.
Hetty Perkasa mendampingi sang suami Jenderal TNI Andika Perkasa yang diajukan Presiden Jokowi ke DPR sebagai calon tunggal Panglima TNI menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto. Hetty pernah viral karena masker yang dipakainya. (Instagram @TNI_angkatan_darat)

juga turut direspons oleh pengamat militer dan intelijen, Susaningtyas Nefo Handayani Kertapati.

Halaman
12
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved