Berita Nasional

Posisi Aprilia Manganang di TNI Usai Sah Sebagai Pria, Ini Kata KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa

Terkait penempatan posisi Aprilia Manganang saat ini, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menyiapkan dua opsi.

Editor: Anjar
kolase Instagram
Transformasi perubahan Aprilia Manganang. Posisi Aprilia Manganang di TNI Usai Sah Sebagai Pria, Ini Kata KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa 

TRIBUNKALTENG.COM - Perubahan status gender Aprilia Manganang ternyata tidak berdampak pada karirnya sebagai anggota TNI.

Terkait penempatan posisi Aprilia Manganang saat ini, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menyiapkan dua opsi.

Kebijakan itu tentunya tak lepas dari perubahan Aprilia Manganang dari seorang perempuan ke laki-laki.

Baca juga: Hari Ini Emas Antam 1 Gram Tetap Dibanderol Rp 930.000 Per Gram, Sama Seperti Kemarin

Baca juga: Rizky Febian Ancam Bakal Ambil Tindakan Hukum Jika Teddy Tak Kembalikan Asetnya

Seperti diketahui, mantan atlet voli putri Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Aprilia Manganang kini tengah jadi perbincangan.

Pasalnya, Jenderal Andika Perkasa mengumumkan bahwa prajurit TNI aktif dengan pangkat Sersan Dua (Serda) yang dikenal sebagai seorang perempuan itu kini berjenis kelamin laki-laki.

Hal tersebut dipastikan oleh Andika Perkasa berdasarkan hasil rekam medis RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

Transformasi perubahan Aprilia Manganang
Transformasi perubahan Aprilia Manganang (kolase Instagram)

Menurut Andika, Aprilia Manganang telah menjalani pemeriksaan medis sejak 3 Februari 2021.

Jenderal bintang empat itu menegaskan bahwa Aprilia Manganang lahir sebagai laki-laki dengan kelainan yang disebut hipospadia.

“Sersan Manganang ini bukan transgender, bukan juga interseks. Tidak masuk dalam kategori itu semua.”

“Saya tahu definisinya dan tim dokter pun tahu semua definisinya. Karena memang kelainan yang dialami adalah hipospadia. Jadi selalu kembalikan ke situ,” terang Andika Perkasi di Mabes AD, dikutip dari Kompas.com, Selasa (9/3/2021).

KSAD menjelaskan, Aprilia sejak lahir telah mengalami kelainan hipospadia atau letak lubang kemih pada bayi laki-laki tidak normal.

"Saat dilahirkan, anak ini punya kelainan pada sistem reproduksinya yang dalam terminologi kesehatan disebut hipospadia," ujar Andika.

Ketika melewati masa pertumbuhan, Aprilia yang lahir di Tahuna, Sulawesi Utara, 27 April 1992, ini tak berbeda dengan seorang anak pada umumnya.

Ia menempuh pendidikan hingga menjalin relasi sosial tetap dengan status perempuan.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved