Berita Kaltim

Kebelet Sebelum Sampai RS, Ibu Muda di Samarinda Terpaksa Melahirkan di Pinggir Jalan

Ibu muda asal Kota Samarinda terpaksa melahirkan di pinggir Jalan DI. Panjaitan, Kelurahan Temindung, Kecamatan Sungai Pinang sebelum sampai di RS

Tayang:
Editor: Sri Mariati
IST/Warga
Perempuan muda beserta bayi yang dilahirkan di pinggir Jalan DI Panjaitan saat dibawa ke Rumah Sakit menggunakan mobil ambulans relawan Mako 10 Samarinda, Minggu (10/10/2021). 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMARINDA – Melahirkan di pinggil jalan tak terbayangkan oleh ibu muda asal Kota Samarinda ini.

Pasalnya sang bayi lebih dulu keluar sebelum sampai rumah sakit (RS).

Peristiwa tersebut terjadi pinggir Jalan DI. Panjaitan, Gang 1A, Kelurahan Temindung, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, Minggu (10/10/2021), pukul 11.30 WITA.

Ibu muda yang belum diketahui identitasnya tersebut harus merasakan persalinan yang seadanya tanpa ada bantuan medis.

Menurut keterangan Usman (45), salah seorang warga yang turut membantu evakuasi menerangkan, sekitar pukul 10.50 WITA ia melihat perempuan tersebut berdiri seorang diri, di depan rumah salah seorang warga sambil terus memegangi perutnya yang membesar.

Baca juga: Residivis Kambuhan di Samarinda Kembali Beraksi, Alasannya Tak Punya Biaya Hidup

Baca juga: Warga Suruh Perempuan Bersihkan Sampah di Depan Rukonya, Ternyata yang Disuruh Camat Samarinda Kota

Ia mengatakan, perempuan tersebut tengah memesan taksi online untuk menuju rumah sakit bersalin terdekat.

Namun diduga lantaran terlalu lama menunggu, akhirnya sang ibu hamil mulai terduduk di salah satu teras warga, dan tidak lama kemudian melahirkan tanpa alas dan pertolongan tim medis.

Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul Telat Tiba di RS, Ibu Muda di Samarinda Melahirkan di Pinggir Jalan, Bayi Sempat Tak Keluar Tangis

"Saya kaget jadi langsung teriak minta bantuan ibu-ibu setempat," tutur Usman kepada media.

Mendengar teriakan tersebut, sontak warga lelaki maupun perempuan yang ada di sekitar Gang 1A berhamburan keluar rumah dan mendatangi sumber suara.

"Pas kita datangi dia sudah pegang anaknya. Ari-arinya juga masih menempel. Kemudian ada ibu-ibu yang kasih sarung, enggak lama ada ambulans datang," ujarnya.

Sementara itu, dari keterangan Diky (44), salah seorang Relawan Inafis Polresta Samarinda yang ikut mengevakuasi, menerangkan meski tanpa pertolongan medis, namun perempuan muda tersebut melahirkan dengan selamat.

Baca juga: Samarinda Terendam Banjir Setinggi Pinggang Orang dewasa, Dana Tanggap Darurat Rp 3 M Tak Cair

Kemudian dibantu relawan perempuan yang hadir, ibu dan bayi tersebut langsung dilarikan menggunakan mobil ambulans relawan Mako 10 ke Rumah Sakit Ibu dan Anak Qurrata A'yun Samarinda.

"Orang-orang sempat khawatir karena si bayi tidak menangis. Tapi pas dalam perjalanan ke rumah sakit, langsung ada suara tangisan," ucap Diky.

Kini bayi yang diketahui berjenis kelamin laki-laki beserta ibunya sudah dalam penanganan medis.

Namun sayangnya, saat mencoba untuk mencari informasi lebih detail, sang suami beserta pihak keluarga dari perempuan muda tersebut menolak untuk ditemui media. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved