Foto Wajah Babak Belur Predator Seksual Reynhard Sinaga Disebarkan Polisi, Ini Tujuannya
Beberapa hari ini viral di medsos, foto predator seksual asal Indonesia di Manchester Inggris, Reynhard Sinaga dengan wajah babak belur
TRIBUNKALTENG.COM - Misteri foto wajah babak belur predator seksual Reynhard Sinaga terungkap, ternyata foto pertama pria asal Indonesia saat ditangkap polisi, 4 tahun lalu.
Dan, yang menyebarkan foto predator seksual Reynhard Sinaga tersebut adalah polisi.
Beberapa hari ini viral di medsos, foto predator seksual asal Indonesia di Manchester Inggris, Reynhard Sinaga dengan wajah babak belur. Memar, lebam dan luka-luka.
Tampak dua matanya menghitam, memar di dahi dan hidungnya. Juga ada beberapa plester untuk menutupi lukanya.
Rupanya, foto tersebut adalah foto saat Reynhard Sinaga dalam tahanan polisi ketika pertama kali ditangkap empat tahun lalu.
Baca juga: Daftar Fakta Reynhard Sinaga, Kisahnya Ada di Film Catching a Predator Ditayangkan BBC Two
Baca juga: Viral di Medsos, Foto Babak Belur Predator Seksual Asal Indonesia Reynhard Sinaga, Korban Mengaku
Baca juga: Predator Seksual, Reynhard Sinaga Pernah Bekerja di Manchester United, Begini Kata The Red Devils
Foto tersebut jauh berbeda dari banyak foto selfie Reynhard sendiri di Facebook dan Instagram.
Greater Manchester Police merilis foto itu kali pertama menjelang penayanan film dokumenter BBC, Catching a Predator, yang melihat penyelidikan polisi atas kejahatan mengerikan Reynhard.
Diketahui, penyelidikan kasus Reynhard dimulai ketika sang predator seksual itu ditemukan di genangan darah, di lantai kamar mandi apartemennya di Princess Street, di pusat kota Manchester, pada Juni 2017.
Reynhard telah dipukuli begitu parah oleh seorang remaja yang menjadi korbannya.
Dalam sebuah adegan yang terekam di CCTV, Reynhard ditandu dari rumahnya dan dilarikan ke Manchester Royal Infirmary dengan ambulans.
Reynhard Sinaga disebut sebagai pemerkosa paling produktif dalam sejarah peradilan Inggris, bahkan lebih buruk dari 'pemerkosa taksi hitam' John Worboys.
"Dia telah menyerang lebih dari 200 pria, melakukan pelanggaran hukum selama lebih dari satu dekade," kata polisi, dikutip dari Manchestereveningnews, Rabu (6/10/2021).
Bagi mereka yang mengenalnya, Rey dikenal seorang mahasiswa PhD Kristen yang rajin ke gereja dan belajar di Universitas Manchester dan Leeds.
Padahal, sebenarnya Reynhard adalah predator seksual atau pemerkosa obsesif yang memikat ratusan pria ke apartemennya, membius mereka dengan minuman yang dicampur obat bius dan merekam pemerkosaan di dua ponsel.
Reynhard Sinaga telah digambarkan oleh seorang detektif sebagai "narsisis dan psikopat", dan oleh hakim yang memenjarakannya sebagai "individu yang sangat berbahaya, licik, dan penipu yang tidak akan pernah aman untuk dibebaskan"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/sinaga-babak-belur4.jpg)