Liga Inggris

Predator Seksual, Reynhard Sinaga Pernah Bekerja di Manchester United, Begini Kata The Red Devils

Predator Seksual, Reynhard Sinaga Pernah Bekerja di Manchester United, Begini Pengakuan The Red Devils.

Editor: Didik Trio
Manchester Evening News
Reynhard Sinaga 

TRIBUNKALTENG.COM - Predator Seksual, Reynhard Sinaga Pernah Bekerja di Manchester United, Begini Pengakuan The Red Devils.

Terdakwa kasus pemerkosaan pria muda berantai di Inggris, Reynhard Sinaga sempat mengaku pernah bekerja untuk Manchester United.

Reynhard Sinaga sempat mengakui bahwa dirinya pernah bekerja untuk Manchester United.

Hal ini diketahui sebagaimana dilaporkan oleh BBC dalam berita berjudul "Reynhard Sinaga: How the Manchester rapist Found his victims".

Saat membahas soal keluarga Reynhard, laporan tersebut menyatakan bahwa Reynhard pernah mengaku bekerja di Manchester United di bagian Hospitality.

Bingung, FIFA Jatuhkan Hukuman ke Indonesia Lebih Berat dari Malaysia, PSSI Bakal Lakukan Protes

Salman Mengaku Tergiur Tubuh Adik Pacar yang Masih Bocah, Lakukan Pencabulan saat Sang Kekasih Pergi

Namun dengan cepat pihak Manchester United mengklarifikasi bahwa hal itu tidak benar.

Manajemen klub berjuluk The Red Devils itu menyatakan tidak ada data karyawan yang menunjukkan Reynhard pernah bekerja di klub tersebut.

Reynhard diketahui, dalam satu masa pernah bekerja di sebuah bar yang terdapat di Gay Village.

Di wilayah tersebut dia bersosialisasi dan beribadah di gereja lokal.


Reynhard Sinaga.(istimewa)

Predator Seksual Terbesar di Inggris

Reynhard Sinaga (36 tahun) adalah pria asal Indonesia yang menjadi terdakwa atas kejahatan seksual yang dilakukan olehnya selama kurun waktu kurang lebih dua tahun.

Pengadilan Tinggi kota Manchester telah memvonis Reynhard dengan hukuman penjara seumur hidup, minimal 30 tahun karena terbukti melakukan kejahatan seksual terhadap 48 pria di Manchester.

Laporan Mirror menyebutkan polisi setempat mempercayai bahwa kemungkinan total korban Reynhard mencapai 190 orang.

Reynhard menjalankan aksinya dengan cara membius korban, mengajaknya ke apartemen pribadinya dan melecehkan korbannya yang tidak sadar serta merekamnya.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved