Breaking News:

Berita Kotim

Banjir Kembali Merendam Empat Daerah di Habaring Hurung

Tualan Hulu, Antang Kalang, Talaga Antang, dan Bukit Santuie Kotawaringin Timur kembali terendam banjir selama tiga hari akibat hujan tinggi

Penulis: Sri Mariati | Editor: Sri Mariati
Istimewa/Wabup Kotim
Wakil Bupati Kotim, Irawati bersama jajarannya, memberikan bantuan sembako kepada korban terdampak banjir di Tumbang Boloi Kecamatan Telaga Antang Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Hujan yang terjadi selama tiga hari menyebabkan empat daerah di Bumi Habaring Hurung, Kotawaringin Timur (Kotim) kembali terendam banjir.

Keempat wilayah tersebut diantaranya Tualan Hulu, Antang Kalang, Talaga Antang, dan Bukit Santuie.

“Benar saat ini kembali terendam di sebagian wilayah hulu Kotim,” ucap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim, Rihel kepada Tribunkalteng.com, Rabu (6/10/2021).

Rihel menjelaskan, untuk saat ini pihaknya terus menghimpun data-data dari daerah tersebut.

Termasuk jumlah desa ataupun korban jiwa serta rumah warga yang terendam akibat banjir tersebut.

Baca juga: Akibat Intensitas Curah Hujan Tinggi, Wilayah Katingan dan Kotim Kembali Terendam Banjir

Baca juga: Banjir di Kotim Sudah Berstatus Darurat, Wakil Bupati Irawati Terobos Genangan Air Beri Bantuan

Baca juga: 150 Pengendara Tertib Berlalulintas di Sampit Jadi Target Vaksinasi Massal Polres Kotim

“Kalau untuk rinciannya kami masih belum mendata secara keseluruhan, hanya berdasarkan grup-grup WhatsApp saja saat ini,” bebernya.

Menurutnya, kembalinya banjir merendam di wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat selama tiga hari terakhir.

Hanya saja, ungkap Rihel, sementara ini belum ada laporan terkait adanya korban jiwa ataupun rumah-rumah rusak milik warga.

“Tinggi air sekitar 20-30 cm saja, hanya kalau di jalan-jalan mencapai 1 meter lebih,” ucapnya.

Banjir yang terjadi saat inipun diprediksikan tidak lama, sebab apabila banjir di bagian hulu.

Maka air akan turun ke hilir dan daerah yang terendam banjir seperti daerah Kotabesi, Parenggean, dan lainya di wilayah hilir.

“Berharap saja dalam satu dua hari ini air sudah mulai surut kembali juga dan aktivitas masyarakat dapat kembali normal,” pungkas Rihel. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved