Breaking News:

Berita Kotim

Banjir di Kotim Sudah Berstatus Darurat, Wakil Bupati Irawati Terobos Genangan Air Beri Bantuan

Banjir di Kotim sudah berstatus darurat, Wakil Bupati Irawati terobos genangan air beri bantuan

Penulis: Fathurahman | Editor: Dwi Sudarlan
Istimewa/Wabup Kotim
Wakil Bupati Kotim, Irawati, bersama jajarannya, saat memberikan bantuan sembako kepada korban terdampak banjir di Tumbang Boloi Kecamatan Telaga Antang Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Banjir di Kotim sudah berstatus darurat, Wakil Bupati Irawati terobos genangan air beri bantuan.

Banjir yang melanda di Kalimantan Tengah meluas tidak hanya di Kabupaten Katingan saja.

Tetapi sudah melanda hingga kebeberapa kabupaten lainnya di Bumi Tambun Bungai, termasuk beberapa kecamatan, desa dan Kelurahan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Informasi terhimpun menyebutkan Kotawaringin Timur saat ini sudah ditetapkan sebagai kawasan darurat banjir.

Karena ada sebanyak 60 desa dan 2 kelurahan pada 7 Kecamatan yang terdampak banjir.

Baca juga: VIDEO Banjir di Katingan Kalteng Lumpuhkan Aktivitas Warga, 1.000 Rumah Sejumlah Desa Terendam

Baca juga: Cegah Banjir, Dinas Lingkungan Hidup Palangkaraya Gencarkan Penggunaan Metode Biopori di Masyarakat

Baca juga: Video 72 Personel Gabungan Dikerahkan Polda Kalteng Bantu Korban Banjir di Katingan

Ribuan rumah di 39 desa terendam, termasuk 8 sekolah dan 3 puskesmas kabarnya juga turut terendam.

Debit air mencapai 2 meter lebih, sehingga sangat mengganggu aktifitas masyarakat setempat untuk bekerja di rumah dan luar rumah.

Perekonomian warga di pinggiran Kotim yang terdampak banjir menjadi lumpuh bahkan sebagian warga terpaksa mengungsi ke tempat keluarganya.

Juga ada yang mengungsi ke tempat pengungsian yang disediakan pemerintah setempat.

Beberapa warga yang tinggal di desa dan kelurahan yang rumahnya terendam banjir, memilih tetap bertahan tinggal di rumah dengan membangun lantai atas untuk menghindari banjir yang sudah terjadi sepekan ini

Hingga, Senin (6/9/2021) kondisi ketinggian air masih tinggi mencapai dua meter.

"Kami tetap tidur di rumah dengan membangun lantai atas yang disiapkan khusus jika terjadi banjir. Tahun ini banjirnya sangat parah, untung kami sudah membangun lantai atas," ujar Sumiyati salah satu warga Tumbang Boloi Kecamatan Telaga Antang, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Wakil Bupati Kotim , Irawati, aktif mendatangi ke rumah warga yang terdampak untuk memberikan bantuan bahan makanan.

Dia berharap, bantuan untuk korban banjir juga diberikan oleh para dermawan karena korban banjir hingga saat ini masih membutuhkan bantuan.

"Kami berharap bantuan terus mengalir kepada warga yang terdampak," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved