Breaking News:

Berita Kalteng

Kalimantan Tengah Masih Daerah Endemis Rabies, Penularan Tertinggi dari Gigitan Anjing

Kalimantan Tengah masih menjadi daerah endemis penyakit rabies dengan tingkat penularan dari hewan anjing tercatat 9 kasus di September 2021

Penulis: Sri Mariati | Editor: Sri Mariati
tribunnews.com
ilustrasi 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Kalimantan Tengah masih belum keluar sebagai daerah endemis penyakit rabies.

Pasalnya sampai saat ini kasus rabies masih terjadi hampir di seluruh Bumi Tambun Bungai ini.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah, Sunarti mengatakan, masih ada kasus dari 2019 sampai 2021 ini.

“Sampai September 2021 ini, berdasarkan data kami ada sekitar 9 kasus yang ada di Kalimantan Tengah,” ujarnya kepada Tribunkalteng.com, Senin (4/10/2021).

Sunarti menjelaskan, 9 kasus tersebut tersebar di Kota Palangkaraya, Kotawaringin Barat dan Kotawaringin Timur.

Hanya jumlah kasus 2021 ini cenderung menurun jika dibandingkan 2019 sebanyak 21 kasus, dan di 2020 sebanyak 15 kasus rabies.

Baca juga: Terjadi Efek Samping Setelah Vaksin Covid-19 seperti Alergi? Tetap Tenang, Begini Cara Mengatasinya

Baca juga: Tokoh Pemuda Kalteng: Banyak Warga Mengeluh Sulit Mendapatkan Vaksin Covid-19

Baca juga: Peringati Hari Rabies Sedunia Dinas Pertanian Kapuas Menggelar Vaksin Rabies Massal

“Dari data kita per September ini cenderung menurun ya. Semoga saja tidak ada penambahan lagi,” terangnya.  

Ungkap wanita berhijab ini, dari kasus yang ada di Kalimantan Tengah penularan dari hewan ke manusia (zoonosis) adalah anjing.

Walaupun hewan seperti kucing dan kera juga menularkan penyakit rabies ini.

“untuk di Kalimantan Tengah tetap yang tertinggi angka kasus rabies ini adalah dari gigitan anjing liar,” kata Sunarti.

Tambah Sunarti, sampa saat inipun pihaknya berupaya menekan kasus penularan penyakit rabies ini, terutama pada hewan anjing.

Dengan tetap gencar melaksanakan vaksinasi terhadap anjing terutama masyarakat yang memelihara anjing.

“Kami rutin melakukan vaksinasi hanya saja itu harus dilakukan secara kontinue oleh semua kabupaten/kota di Kalimantan Tengah,” pungkasnya.  (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved