Banjir Bukit Rawi
Dampak Banjir Bukit Rawi Distribusi Bahan Pokok ke Gunung Mas Terlambat
Distribusi bahan pokok ke daerah Gunung Mas terlambat akibat terjadi banjir di Bukit Rawi Kecamatan Kahayan Tengah Pulang Pisau
Penulis: Pangkan B | Editor: Sri Mariati
TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kabupten Gunung Mas menjadi wilayah yang terdampak langsung akibat banjir Bukit Rawi, Kecamatan Kahayan Tengah, Pulang Pisau.
Pasalnya distribusi bahan pokok ke Gunung Mas terlambat.
Truk-truk pengangkut bahan poko harus antre melewati daerah banjir tersebut.
Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kalteng, berkoordinasi dengan Dinas Disdagperin Gunung Mas terkait permasalahan itu.
“Tidak ada kelangkaan, hanya terlambat saja akibat banjir di Desa Penda Barania, Bukit Rawi,” ucap kepala Disdagperin Kalteng Aster Banowati, melalui Kasi Bahan Pokok dan Penting, Isa Maliki.
Baca juga: Kodim 1016 Palangkaraya dan Korem 102 Panju Panjung Bagikan Sembako ke Warga Terdampak Covid-19
Baca juga: Disdagperinkop Kapuas Kalteng Jamin Ketersediaan Bahan Pokok Aman
Menurut Isa, keterlambatan distribusi bahan pokok karena diberlakukannya pembatasan jalur.
Antrean kendaraan roda 4 mencapai 1 kilometer, ditambah tidak adanya penerangan kawasan itu.
“Otomatis pendistribusian sampai pukul 17.00 WIB saja, karena tidak ada penerangan lampu, pembatas jalan, lubang-lubang jalan,” ujar Isa Malik saat diwawancarai Tribunkalteng.com, Kamis (23/9/2021).
Dikatakan pria berkacamata ini, keterlambatan distribusi pun paling lama satu hari.
Baca juga: Pasokan Bahan Pokok di Pasar Tradisional Palangkaraya Aman Jelang Iduladha
Sebelumnya jarak tempuh ke Gunung Mas Cuma hitungan jam saja.
“Semua pengiriman berjalan lancar, hanya saja waktu tempuh menuju Gunung Mas menjadi lebih lama,” ucap Isa Maliki.
Selain itu, distribusi BBM ke Gunung Mas juga tak terlalu berdampak.
Sebab distribusi dilakukan wilayah Buntok dari Banjarmasin
“Jadi kami berusaha agar stok BBM dan gas elpiji tidak mengalami kelangkaan,” terangnya.
Pihaknya juga akan terus memantau pasokan BBM ini, agar tidak kenaikan harga di wilayah Gunung Mas. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/isa-malikiii.jpg)