Breaking News:

Adat Dayak Kalimantan

Sape, Alat Musik Tradisional Adat Dayak Kalimantan yang Bisa Membikin Merinding Pendengarnya

Dentingan suara sape membuat menyentuh perasaan hingga membuat orang yang mendengarnya merinding

Editor: Dwi Sudarlan
tribunnews/tribun pontianak
Seorang perempuan memainkan Sape, alat musik tradisional Adat Dayak Kalimantan. Dentingan suara Sape ini bisa membikin merinding pendengarnya 

TRIBUNKALTENG.COM - Masyarakat Adat Dayak Kalimantan memiliki gitar tradisional bernama Sape yang dentingan suaranya mampu membuat pendengarnya merinding.

Sape, biasa disebut juga Sapeq atau Sampe dalam Bahasa Dayak bisa diartikan memetik dengan jari. 

Alat musik petik tradisional Adat Dayak Kalimantan Sape ini dibuat dari dari bahan kayu pilihan dengan kualitas terbaik.

Cara memainkan sape secara umum tidak berbeda jauh dengan gitar.

Tetapi ada jenis sape yang harus dipetik menggunakan jari-jari dua tangan.

Baca juga: Sumpit Dilaburi Kunyung, Senjata Tradisional Suku Dayak yang Mematikan Saat Perang

Baca juga: Apa dan Siapa Suku Dayak Kalimantan, Simak Manik-manik, Tato dan Desa Wisata Khas Dayak

Baca juga: KaltengPedia: Gedung Megah Jayang Tingang Berornamen Dayak

Selain itu, pada sape tidak ada lubang seperti di gitar dan kunci notasi juga berbeda.

Terdapat dua jenis sape yang mudah ditemui yakni sape dari Dayak Kayaan yang memiliki dua senar, panjangnya bisa mencapai hingga satu meter dan berbadan lebar.

Jenis lainnya adalah Sape Dayak Kenyah. Ukurannya lebih besar, mencapai 1,5 meter dengan badan yang kecil memanjang.

Jumlah senarnya juga lebih banyak yaitu tiga hingga lima senar.

Kabarnya, dulu senar pada sape menggunakan serat pohon enau, tetapi kini sudah memakai kawat kecil.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved