Doa dan Amalan
Doa Nabi Nuh yang Bisa Diamalkan Tiap Hari, Doa untuk Orang Tua dan Doa Menghindari Orang Zalim
Banyak Doa Nabi Nuh yang bisa diamalkan tiap hari terutama Doa untuk Orang Tua dan Doa Menghindari Orang Zalim
TRIBUNKALTENG.COM - Banyak Doa Nabi Nuh yang bisa diamalkan tiap hari terutama Doa untuk Orang Tua dan Doa Menghindari Orang Zalim.
Nabi Nuh termasuk Rasul Ulul Azmi, yaitu rasul dengan ketabahan dan keteguhan hati yang luar biasa.
Diutus Allah berdakwah kepada umat Bani Rasib yang zalim.
Nabi Nuh menjalankan masa kenabiannya hingga usia 950 tahun.
Nabi Nuh merupakan nabi ketiga dari 25 nabi dan rasul yang diutus oleh Allah SWT untuk mengajarkan manusia kepada agama Tauhid.
Disebutkan banyak umat Nabi Nuh yang membangkang dan tidak percaya Nabi Nuh sebagai utusan Allah SWT.
Baca juga: Mengapa Harus Berdoa, Simak 8 Doa Nabi dan Rasul yang Terdapat dalam Al Quran
Baca juga: Doa Sayyidul Istighfar, Mohon Pengampunan Telah Berbuat Salah, Simak Tata Cara Berdoa yang Benar
Baca juga: Lirik Sholawat Tarhim sang Penggetar Hati Jelang Adzan Sholat Subuh, Diciptakan di Kairo
Baca juga: Bacaan Surah Fussilat Lengkap Tulisan Arab, Latin dan Terjemahan, Kabar Gembira Bagi Orang Beriman
Namun, dengan penuh kesabaran beliau terus mengajarkan untuk menyembah Allah, meninggalkan maksiat, dan selalu berbuat kebaikan.
Berikut Doa Nabi Nuh semasa hidupnya, yang bisa sobat muslim amalkan tiap hari.
1. Doa Mohon Keselamatan
Allah juga selalu memberikan ujian dan cobaan bagi setiap nabi utusan-Nya, seperti Nabi Nuh dengan umatnya yang banyak memilih tidak bertakwa.
Dengan berserah diri kepada Allah, Nabi Nuh memohon untuk diberikan jalan pada setiap keputusan yang diambilnya dan juga memohon untuk diberi keselamatan.
Berikut Doa Nabi Nuh atau Doa Mohon Keselamatan.
قَالَ رَبِّ إِنَّ قَوْمِى كَذَّبُونِ فَٱفْتَحْ بَيْنِى وَبَيْنَهُمْ فَتْحًا وَنَجِّنِى وَمَن مَّعِىَ مِنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ
"Qāla rabbi inna qaumī każżabụn Faftaḥ bainī wa bainahum fat-ḥaw wa najjinī wa mam ma'iya minal-mu`minīn."
Artinya: "Nuh berkata, 'Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah mendustakan aku; maka berilah keputusan antara aku dan mereka, dan selamatkanlah aku dan orang-orang mukmin yang beriman bersamaku.'" (QS. Asy Syuara: 117-118).