Doa dan Amalan

Kumpulan Doa Nabi Daud, Amalan Agar Bersuara Merdu dan Melunakkan Hati yang Keras

Kumpulan Doa Nabi Daud, amalan agar bersuara merdu dan melunakkan hati yang keras

Editor: Dwi Sudarlan
Bangka Pos/Istimewa
Ilustrasi, kumpulan doa Nabi Daud, amalan agar bersuara merdu dan melunakkan hati yang keras 

TRIBUNKALTENG.COM - Kumpulan Doa Nabi Daud, amalan agar bersuara merdu dan melunakkan hati yang keras.

Nabi Daud AS dikenal sebagai salah satu nabi yang  gagah, kuat namun bersuara merdu dan memiliki kitab bernama Zabur.

Disebutkan, badannya yang kekar dan gagah mampu melenturkan besi, menundukkan gunung hingga berbicara dengan burung.

Tentu mukjizatnya atas izin Allah SWT untuk menyampaikan wahyu dan peringatan kepada kaumnya, Bani Israil.

Baca juga: Adab di Dalam Masjid, dari Doa Masuk Masjid, Doa Keluar Masjid hingga Sholat Tahiyatul Masjid

Baca juga: Sedang Berselisih Paham dengan Orang Lain? Amalkan Doa Syuaib, Besar Manfaatnya

Baca juga: Puasa Daud, Puasa Sunnah Paling Disukai Allah SWT, Berikut Tata Cara dan Niat Puasa Selang-seling

Sebagai seorang nabi dan rasul, Nabi Daud AS juga banyak mengamalkan ibadah.

Termasuk di dalamnya memanjatkan doa memohon petunjuk dan bimbingan dari Allah SWT.

Berikut ini kumpulan doa Nabi Daud AS yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, dilansir dari bincangsyariah.com dan berbagai sumber lainnya.

1. Doa memohon kemudahan

Manusia manapun senantiasa mendapat cobaan dalam kehidupannya.

Termasuk Nabi sekalipun yang harus bersabar menghadapi umatnya yang dzalim.

Nabi Daud AS membaca doa ini ketika menghadapi kesulitan.

لَّهُمَّ بِنُوْرِكَ اِهْتَدَيْتُ، وَبِفَضْلِكَ اِسْتَغْنَيْتُ، وَبِنِعْمَتِكَ أَصْبَحْتُ وَأَمْسَيْتُ

Allohumma bi nuurika ihtadaitu wa bi fadhlika istaghnaitu wa bi ni’matika ashbahtu wa amsaitu.

Artinya: "Ya Allah, dengan cahaya-Mu aku mendapat petunjuk, dengan anugerah-Mu aku merasa cukup, dan dengan nikmat-Mu aku berada di waktu pagi dan sore."

Bacaan doa Nabi Daud AS ini diambil dalam kitab Al-Mustaghisin Billahi Ta’ala ‘Indal Muhimmat wal Hajat, Khalaf bin Abdul Malik.

Sumber: Tribun Kalteng
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved