Breaking News:

Kebakaran di Kalteng

Mes Karyawan PT Palmas Project Engineering Sampit Terbakar, Sempat Terdengar Bunyi Ledakan Kecil

Suasana mes Karyawan PT Palmas Project Engineering (PT PPE) di wilayah Kabupaten Kotim, mendadak geger kebakaran, Kamis (17/6/2021) pukul 18.30 WIB.

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
tribunkalteng.com/Fathurahman
Mes Karyawan Perusahaan PT Palmas Projek Engginering (PT PPE) di Jalan HM Arsyad km 11 Desa Bangkuang Makmur arah Sampit- Samuda Kabupaten Kotim, Kamis (1862021) pukul 18.30 WIB terbakar. 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT- Suasana mes Karyawan PT Palmas Project Engineering (PT PPE) di wilayah Kabupaten Kotim, mendadak geger kebakaran, Kamis (17/6/2021) pukul 18.30 WIB.

Mes karyawan PT PPE ini berlokasi di Jalan HM Arsyad Km 11  Desa Bangkuang Makmur arah Sampit- Samuda Kabupaten Kotim, Kalteng.

Suara ledakan kecil terdengar dari arah belakang mes karyawan tersebut disusul muncul kobaran api hingga melalap bangunan mes yang terbuat dari kayu itu.

Saat api membesar warga sekitar lingkungan perusahaan yang tertutup pagar beton tinggi sekitar tiga meter itu, berdatangan ke lokasi. Tak berapa lama menyusul tiga unit mobil pemadam kebakaran.

Baca juga: Berapa Kurs Bitcoin Hari Ini? Cara Singkat Investasi Bitcoin dan 13 Pedagang Aset Kripto Resmi

Baca juga: Hasil EURO, 2 Negara Ini Susul Italia ke Babak 16 Besar, Berikut Klasemen Grup B dan Grup C

Baca juga: Dzikir dan Doa Hasbunallah, Amalan Mengawali Hari yang Diamalkan Rasulullah SAW dan Nabi Ibrahim

Salah seorang karyawan perusahaan,  Purwanto, mengaku kaget begitu mendengar ada teriakan api kebakaran sehingga dia dan karyawan bengkel lainnya berhamburan ke luar rumah di sekitar gudang.

"Kami kaget pas ke luar rumah tiba-tiba api membesar dari mes karyawan yang kebetulan lagi kosong. Kami sempat bingung. Untungnya tak lama datang bantuan tiga mobil pemadam kebakaran," ucap Purwanto.

Kapolsek Ketapang Sampit, AKP Samsul Bahri, mengatakan, pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran mes perusahaan tersebut.

Mes yang terbakar terbuat dari bahan kayu ukuran 8x20 meter dan saat kebakaran karyawan tidak ada yang tidur di mes.

Kapolsek mengungkapkan,  informasi dari Juriansyah penjaga di pos satpam, sempat mendengar ada suara ledakan kecil di belakang mes setelah didatangi ternyata api sudah berkobar.

"Saat itu, Juriansyah bergegas mengambil air untuk memadamkan api namun api tidak dapat dipadamkan malah api semakin membesar," jelas Kapolsek Ketapang Sampit, AKP Samsul Bahri

Untung, beberapa menit kemudian, datang 3 unit mobil damkar dan melakukan pemadaman sekitar pukul 19.30 wib api berhasil dipadamkan oleh pemadam kebakaran.

"Taksiran kerugian materil akibat kebakan mencapai Rp 150 juta dugaan sementara kebakaran akibat arus pendek listrik," tambahnya. 

(tribunkalteng.com/faturahman)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved