Idul Adha 1442 H
Panduan Lengkap, Niat dan Tata Cara Sholat Idul Adha untuk Imam dan Makmum
Hari Raya Idul Adha 1442 H diperkirakan sebulan lagi, berikut panduan lengkap, niat dan tata cara Sholat Idul Adha bagi imam dan makmum
Bahwa Rasulullah SAW memerintahkan kepada beberapa shahabatnya untuk memajukan waktu sholat Idul Adha dan mengakhirkan waktu Sholat Idul Fitri. (HR. Asy-Syafi'i).
- Puasa Setelah Idul Adha
Setelah memperingati Hari Raya Idul Adha, umat muslim dilarang berpuasa tiga hari setelahnya yaitu 11, 12 dan 13 adalah Hari Tasyrik.
Dalam hadits disebutkan:
أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ
“Hari Tasyrik adalah hari makan dan minum.” (HR. Muslim no. 1141).

- Hal-hal yang disunnahkan sebelum Sholat Idul Adha
1. Mandi dan berhias
Memakai sebaik-baiknya pakaian yang dimiliki, memakai wangi-wangian.
2. Sebelum sholat Idul Fitri digunakan untuk makan terlebih dahulu, sedangkan untuk Sholat Idul Adha tidak demikian.
3. Jalan yang dilewati saat berangkat sholat dengan jalan saat pulang disunnahkan untuk berbeda
- Takbiran atau membaca takbir
Berikut ketentuan yang harus dipenuhi jika ingin menggelar sholat Idul Adha di lapangan/masjid/ruangan sesuai SE Nomor 18 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan sholat Idul Adha:
a. Menyiapkan petugas untuk melakukan dan mengawasi penerapan protokol kesehatan di area tempat pelaksanaan;
b. Melakukan pembersihan dan disinfeksi di area tempat pelaksanaan;