Breaking News:

Berita Kriminal

Tidak Terima Acara Dangdut Dibubarkan, 2 Pria Ini Nekat Mengancam Membunuh Kapolsek

Biasanya orang akan gemetar atau takut saat didatangi polisi, lain dengan 2 laki-laki ini yang justru mengancam membunuh Kapolsek

Editor: Dwi Sudarlan
Tribun Solo/Mardon
2 Pria inilah yang mengancam membunuh Kapolsek karena acara dangdut dibubarkan 

TRIBUNKALTENG.COM, KLATEN -  Biasanya orang akan gemetar atau takut saat didatangi apalagi diingatkan polisi, lain dengan 2 laki-laki ini yang justru mengancam membunuh Kapolsek.

Mereka adalah Safari (39) dan Adi Kurniawan (19).

Keduanya warga Desa/Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Mereka nekad mengancam membunuh Kapolsek saat razia protokol kesehatan (prokes) dalam acara dangdutan.

Kasus ini bermula saat petugas melakukan operasi gabungan untuk melakukan razia protokol kesehatan.

Baca juga: Tragis, 20 Anak-anak Ikut dalam Pesta Sabu Berkedok Family Gathering, 27 Orang Positif

Baca juga: Inilah Wajah Pelaku Pelecehan Seksual Jemaah Wanita di Mushola Al Amin: Saya Sedang Pusing

Baca juga: Sholawat Ghozali, Diamalkan Sebagai Dzikir Usai Sholat Tahajud, Bikin Hati Tenang Pikiran Terang

Satgas Covid-19 saat itu dipimpin langsung Kapolsek Tulung, Iptu Jaka Waluya.

Sedangkan giat yang bertujuan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona dilaksanakan di Kecamatan Tulung Klaten, Jawa Tengah, Minggu (30/5/2021) sekira pukul 12.00 WIB.

Ketika melintas di kawasan Umbul Nilo, petugas mendengar suara musik dangdut yang berasal di sebuah rumah makan.

Bahkan, gelaran dangdut tersebut lengkap dengan panggung dan diikuti puluhan orang.

Kemudian, petugas meminta untuk gelaran acara tersebut dibubarkan, mengingat saat ini masih pandemi covid-19.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved